Bookmark and Share

21 Mei 2009

Cheat PF Update!!!




Pada mw cheat di atas??? Please click this link!

Perfeck Hack May (FIX)

MI-CASH & DEN Hack


Modz AU+CF 6064

Modx Au 6065

17 Mei 2009

Hacking Friendster

Sekarang saya ingin memberikan contoh bagaimana kita me-redirect profile Friendster seseorang menuju URL yang kita inginkan. Pertama kita buat script flash sederhana seperti kode dibawah ini. Untuk yang menggunakan linux, install Ming package terlebih dahulu. Ming adalah library yang dapat menghasilkan file Macromedia Flash (.swf). Jika anda menggunakan ubuntu dan belum menginstall, jalankan perintah berikut :

apt-get install libming-util

Jika Ming berhasil diinstal, buat sebuah file dengan editor anda yang berisi kode berikut dan simpan dengan nama flash.as :

getURL("http://www.contoh.com");

misalkan seperti berikut :

getURL("http://chaidir.wordpress.com");

Setelah itu buat file flash (.swf) dengan menjalankan perintah berikut :

chaidir@osxbuntu:~$ /usr/lib/libming/bin/makeswf flash.as

Jika berhasil, maka akan dihasilkan file Flash bernama out.swf. File ini ketika diakses dari browser, akan me-redirect ke URL yang kita definisikan sebelumnya. Contohnya silahkan akses flash yang telah saya buat disini. Apabila anda mengakses url tersebut, maka anda langsung ‘diarahkan’ menuju http://chaidir.wordpress.com.

Selanjutnya upload file flash tadi (out.swf) ke tempat yang mudah diakses. Misalkan di http://numpang.com/out.swf. Setelah itu, kirim testimonial ke orang yang ingin di berikan testimonial dengan memasukkan file flash ini.

Jangan mengirimkan testimonial ini keteman anda, karena profile teman anda tidak akan bisa diakses!

Caranya masukkan kode berikut :




Untuk mencoba apakah testimonial ini berhasil, klik priview. Agar sang penerima testimonial bisa meng-approve testimonial, hapus ganti file flash tadi terlebih dahulu (http://numpang.com/out.swf) dengan flash animasi yang menarik perhatian. Misalnya dengan flash dari Babaflash Forum. Baru setelah di approve, aktifkan ganti lagi (upload lagi) dengan file flash tadi.

Nah, dalam contoh kasus di Friendster palsu, sang cracker me-redirect setiap user yang ingin melihat profile yang sudah disusupi flash tadi dan mengarahkannya ke http://www.friendster.co.nr. Dan celakanya disitu dibuat halaman yang menyerupai halaman login Friendster dan seolah-olah terjadi kesalahan yang mengharuskan setiap user memasukkan email dan passwordnya.

‘Fasilitas’ untuk mengirimkan testimonial di Friendster inilah yang dimanfaatkan cracker untuk ‘mengelabuhi’ orang-orang yang sering bermain-main dengan Friendster. Oleh karena itu, berhati-hatilah terhadap testimonial yang menggunakan flash. Jika mendapatkan testimonail dari orang yang tidak dikenal (emang bisa ya?) atau flash yang ngga penting, lebih baik tidak usah di approve aja.

Pesan buat anak2 ABG pecinta Friendster :

Dan buat anak2 ABG yang sering ke warnet hanya untuk ber-Friendster ria.. apakah tidak ada aktivitas lain di internet selain ber-Friendsteran?! Sangat sayang sekali jika kamu ke warnet cuman liat cowo2 ato cewe2 yang friendsterGenic (keren di friendster doang!) Mendingan belajar cari informasi yang menarik atau belajar apapun dari Internet. Atau lebih baik lagi klo kamu buat buat blog sendiri. Selain belajar nulis, kamu kan juga bisa nambah temen baru. Rugi loh klo bayar 3000 - 4000 perak cuman buat ngeliat Friendster doang, mendingan buat beli bakso!

Hacking Untuk Pemula

Apa sebenarnya hacking itu? klo menurut pengertian gue, hacking adalah ngoprek. Yup, hacking adalah ngoprek, mempelajari sesuatu dengan keingintahuan (curiosity) yg tinggi, ngutak atik sesuatu, 'ngudek-ngudek' sampai ke 'jeroannya'. Sesuatunya apa dong? ya terserah... bisa komputer, mobil, motor, mesin. Tapi masalahnya ada ngga ya hacker mobil, hacker motor, atau hacker pesawat terbang?? hehe... Walaupun saat ini hacking identik dengan 'bobol-membobol', tapi gue kurang setuju klo cuman bobol server orang doang!. Ada yang bilang 'Hacking is Art', trus dimana letak seninya dong? Mau tau pengertian hacking sebenarnya, coba baca artikel sebelumnya (How to Become A Hacker). Di situ dijelasin bahwa hacker berkaitan dengan kemahiran teknis serta kegemaran menyelesaikan masalah dan mengatasi keterbatasan. Contoh hacker pada saat ini yang sering-sering disebut adalah Linus Torvald (tau ngga? itu lho yang menciptakan Linux). Apa dia tukang bobol? belum tentu kan....



Pada artikel ini, gue pengen membagi pengalaman mengenai Hacking, walaupun sampai saat ini gue belum pernah nge-Hack ke server orang. Salah satu cara untuk mencoba simulasi Hack yaitu H3cky0uRs3lf! Buat komputer kita sebagai server (sekaligus belajar konfigurasi server) trus install program yg dibutuhkan. Misalnya klo mo Web Hacking, coba install Apache atau IIS. Atau kita sesuaikan dengan exploit yang udah kita dapet. Tapi lebih baik install Linux atau FreeBSD dulu di komputer pribadi, trus konfigurasi sebagai server, lalu simulasi Hack, setelah itu baru Hack Betulan... Apalagi klo di kost ada jaringan.





Pro dan Kontra Hacking Pro Kontra
Etika Hacking Semua informasi adalah free Jika semua informasi adalah free, maka tidak ada ladi privacy
Aspek Security Intrusion adalah ilustrasi kelemahan sistem Tidak perlu menjadi pencuri untuk menunjukkan pintu yang tidak terkunci
Idle Machines Hacking hanya pada idle machines idle machines milik siapa ?
science education hanya membobol tapi tidak merusak "hacker wannabe" berpotensi sangat besar untuk merusak






Okeh, sekarang waktunya melakukan aksi...



1. Fase Persiapan

~ Mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya

- Secara Aktif : - portscanning

- network mapping

- OS Detection

- application fingerprinting

Semua itu bisa dilakukan menggunakan toolz tambahan seperti nmap atau netcat



- Secara Pasif : - mailing-list (jasakom, newbie_hacker, hackelink, dsb)

- via internet registries (informasi domain, IP Addres)

- Website yang menjadi terget



2. Fase Eksekusi

~ Setelah mendapatkan informasi, biasanya akan didapatkan informasi mengenai OS yg digunakan, serta port yang terbuka dengan daemon yg sedang berjalan. Selanjutnya mencari informasi mengenai vulnerability holes (celah kelemahan suatu program) dan dimanfaatkan menggunakan exploit (packetstromsecurity.org, milis bugtraq, atau mencari lewat #IRC).

~ Mengekspolitasi Vulnerability Holes

- compile eksploit -> local host -> $gcc -o exploit exploit.c

$./exploit

# hostname (# tanda mendapatkan akses root)

remote host -> $gcc -o exploit exploit.c

$./exploit -t www.terget.com

# (klo beruntung mendapatkan akes root)

~ Brute Force

- Secara berulang melakukan percobaan otentifikasi.

- Menebak username dan password.

- Cracking password file



~ Social Engineering

- Memperdayai user untuk memeberi tahu Username dan password

- Intinya ngibulin user....



3. Fase Setelah Eksekusi

~ Menginstall backdoor, trojans, dan rootkit

~ Menghapus jejak dengan memodifikasi file log agar tidak dicurigai admin

~ Menyalin /etc/passwd atau /etc/shadow/passwd





Nah, intinya seh cara masuk ke server seseorang seperti fase diatas. Mencari informasi, temukan exploit, dan tinggalkan backdoor. Cuma masalahnya hacking bukanlah segampang cara-cara diatas. Itu hanyalah teori, banyak hal yang harus diperhatikan jika ingin mempraketekkan hacking ke server seseorang. Jangan sekali-kali mencoba2 hacking ke server orang tanpa memperhatikan anonimitas (apalagi klo connectnya lewat komputer pribadi tanpa menggunakan proxy). Ntar klo ketahuan bisa repot. Saran gue, cobalah pada mesin localhost dulu (komuter pribadi), klo terhubung ke LAN lebih bagus. Sediakan server yang khusus buat dioprek. Selanjutnya terserah anda.........

Tips & Trik Desain Website

Anda tidak suka dengan garis bawah yang terdapat pada link ? Di bawah ini trik yang bisa Anda gunakan untuk menghilangkan garis bawah tersebut
Link tanpa garis bawah
Trik tersebut dapat digunakan pada MS Internet Explorer dan Netscape Navigator 4.0 atau lebih.

Download dari website tanpa menggunakan FTP

Apakah Anda mempunyai web site dan ingin membagikan software dari web site Anda ? Tapi Anda tidak mempunyai akses ke server FTP. Jangan bingung ! Anda tetap bisa melakukannya walaupun tanpa FTP. Caranya : gunakan link yang mengarah pada file download.
Download file DI SINI

Pertimbangkan penggunakan Applet Java

Dengan menggunakan aplet Java Anda bisa membuat halaman web yang indah. Tetapi terlalu banyak menggunakan applet Java akan mengakibatkan lambatnya loading. Untuk itu perlu Anda pikirkan "untung - ruginya" sebelum Anda memakai applet Java. Ingat masih banyak netter yang menggunakan komputer dengan akses internet yang lambat.

Langkah-langkah Dalam Pembuatan Web Site

Setelah Anda membuat desain-nya maka yang harus segera Anda lakukan adalah mendaftarkan pada salah satu free web server untuk menempatkan desain kita. Untuk itu Anda bisa memilih pada salah satu free web server yang ada yang alamatnya terletak di bawah ini.

Terdapat dua macam free web server yaitu yang mengijinkan untuk akses ke direktori cgi-bin dan free web server yang tidak mengijinkan akses ke direktori tersebut. Dengan akses ke cgi-bin maka kita bisa menempatkan script kita sendiri. Misalnya script untuk buku tamu, mailing list, counter, dll. Dengan script yang dibuat sendiri maka Anda bisa membuat buku tamu tanpa perlu dijejali dengan iklan.

Tapi sebelum melakukan upload (mengirim file ke server) Anda bisa melengkapi web site Anda dengan :
Buku Tamu
Sehingga para netter yang mampir ke situs Anda dapat meninggalkan pesan, kritik atau sekedar komentar mengenai web Anda.
Counter
Dengan counter Anda bisa mengetahui berapa orang yang telah berkunjung ke situs Anda.
Mailing List
Kalau situs Anda dirasa berbobot Anda bisa melengkapi dengan mailing list. Sehingga orang yang terdaftar pada mailing list situs Anda akan mengetahui (misalnya) kapan situs tersebut di update.

Cara Mengenalkan Web Site

Setelah Anda selesai mendesain dan meng-upload file bukan berarti tugas kita sudah selesai. Apa artinya kita punya website tapi nggak ada orang yang tahu ? Nah, supaya website kita dikenal orang ada beberapa cara yang bisa kita lakukan, yaitu :

1. Daftarkan ke search engine
Search engine banyak digunakan orang untuk mendapatkan alamat suatu situs berdasarkan keyword yang mereka masukkan. Di internet sekarang ini terdapat ratusan bahkan ribuan seach engine mulai dari yang ecek-ecek sampai yang besar, yang dikelola secara profesional. Anda tidak harus mendaftar web Anda ke semua search engine tersebut, tapi daftarkan saja ke beberapa searach engine yang terkenal yang ada di Indonesia maupun di luar negeri. Untuk pendaftarannya terdapat perbedaan antara satu search engine dengan search engine lainnya. Yang pertama, pada saat Anda mendaftar pada suatu search engine Anda harus memasukkan keyword dan deskripsi singkat tentang web site Anda. Contohnya Search Indonesia, Catcha, dll. Yang kedua, pada saat mendaftar Anda cukup menunjukkan URL website Anda. Setelah itu search engine tersebut akan “menjelajah” ke web Anda dan mencari keyword dan deskripsi yang terletak pada meta tag halaman web Anda. Untuk itu sebelum upload, pastikan bahwa Anda telah menuliskan meta tag tersebut dengan benar. (Jika Anda belum tahu tentang meta tag, lihat pada source code HTML pada halaman utama web site ini, filenya bernama index.shtml)

2. Ikut Banner Exchange
Ini cara lain untuk mengenalkan web kita. Dengan mengikuti pertukaran banner maka Anda diwajibkan untuk menampilkan banner orang lain (yang menjadi anggota) pada situs Anda. Dan sebaliknya banner Anda pun akan ditampilkan pada situs lain. Ukuran banner yang digunakan biasanya 468 x 60 pixel. Untuk membuat banner Anda dapat menggunakan Adobe PhotoShop, dan untuk membuat animasinya Anda dapat menggunakan Ulead Gif Animator.

26 April 2009

Daftar Situs Pendukung Blog Ini

25 April 2009

Saya yakin, bila Anda sudah lama berkecimpung di dunia internet, sedikitnya memiliki dua email. Meskipun cuma dua, tetap saja akan sedikit merepotkan karena harus membuka satu per satu. Semakin banyak, pasti semakin merepotkan.

Supaya tidak harus selalu membuka semua email, satukan saja. Dengan demikian, kita cukup membuka satu akun email. Aktivitas seperti ini, disebut email forwarding (meneruskan secara otomatis beberapa akun email ke dalam satu akun).

Kali ini, saya meneruskan secara otomatis, email yang masuk ke master@christopherchandra.blogspot.com ke email chris2371997@yahoo.co.id

Caranya adalah sebagai berikut.
* Klik Settings.
* Klik tab Forwarding and POP/IMAP. Masukkan email pada opsi Forward a copy of incoming mail to, lalu pilih aksi yang akan dilakukan. Supaya mail tetap ada di inbox, pilih keep Webmail Sudarma dot Info Mail’s copy in the inbox.

* Klik Save Changes.
Dengan cara ini, semua email yang masuk ke master@christopherchandra.blogspot.com akan selalu dikirim ke chris2371997@yahoo.co.id. Kecuali email yang masuk ke folder spam.

Fasilitas ini juga sangat bermanfaat bila kita menggunakan outlook. Kita hanya membuat satu account untuk mendownload semua email.

15 April 2009

Secara default taskbar akan menampilkan caption dan icon aplikasi yang sedang aktif (dalam bentuk button). Dengan tips berikut ini Anda bisa menghilangkan caption dan hanya menampilkan iconnya saja. Dengan begitu Anda masih punya ruang yang cukup jika pada saat yang bersamaan Anda menjalankan banyak aplikasi.

Jalankan registry editor, caranya klik tombol Start - Run. Ketik regedit lalu tekan OK.
Masuk ke key HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\WindowMetrics
Pada panel sebelah kanan cari string value MinWidth lalu ubah nilainya menjadi -255. Jika string value tersebut belum ada, Anda harus membuatnya dengan cara mengklik kanan lalu pilih New - String Value.
Tutup registry.

14 April 2009

#develop, Alat Alternatif Pengembangan Aplikasi Berbasis .NET Framework



Apa itu IDE ?

Sebuah aplikasi yang berjalan di komputer, dibuat dengan melalui proses yang panjang. Dimulai dari menuliskan kode program, melakukan kompilasi sampai akhirnya dapat dijalankan pada komputer. Alat yang dibutuhkan antara lain compiler untuk melakukan kompilasi dan editor untuk menuliskan kode program.

Dalam dunia pemrograman .NET, dibutuhkan compiler untuk mengkompilasi kode program menjadi bahasa yang dikenal komputer. Pada .NET Framework, compiler sudah tersedia dan berada dalam folder tempat .NET Framework terinstalasi.


Sebelum mulai menuliskan kode program, pengembang aplikasi perlu menentukan bahasa pemrograman yang akan digunakan, antara lain C#, VB.NET, J#, Delphi.NET, dan lain-lain. Pada tulisan ini akan dibahas IDE yang digunakan untuk menuliskan kode program dalam bahasa C#.

Kita bisa menggunakan alat paling sederhana, yaitu Notepad (Notepad.EXE). Aplikasi ini sudah tersedia pada sistem operasi Windows Anda. Kita dapat juga menggunakan alat gratis semacam Notepad++ (bisa diunduh dari http://notepad-plus.sourceforge.net/ ).

Namun alat yang disebutkan di atas, masih kurang nyaman jika digunakan untuk menuliskan kode program. Apalagi jika digunakan oleh pengembang aplikasi pemula. Dibutuhkan alat yang bisa digunakan untuk menulis kode program, bisa mengkompilasi, melakukan proses pencarian kesalahan kode, membuat paket pemasangan (instalasi), dan lain-lain.

Alat tersebut dikenal dengan istilah Integrated Development Environment (IDE). Pada dasarnya, IDE adalah alat yang digunakan untuk merancang aplikasi dan dilengkapi fitur-fitur penunjang pembuatan aplikasi. Mulai dari menulis kode program dengan tampilan yang nyaman dan kemudahan penggunaan sampai aplikasi bisa didistribusikan.

Namun biasanya, IDE yang lengkap dan canggih berharga mahal. Hanya perusahaan beranggaran besar yang sanggup membeli alat tersebut. Bagaimana dengan pengembang aplikasi yang mempunyai anggaran terbatas ? Jangan khawatir, saat ini sudah dikembangkan IDE berbasis freeware bahkan open source.

Microsoft mengeluarkan IDE yang bebas diunduh dan digunakan, yaitu Microsoft Visual Studio Express Editions. Alat ini cukup bagus dan lengkap untuk digunakan dalam pembuatan aplikasi.

Selain seri Express dari Microsoft, ada alternatif lain yang bisa dipilih. Salah satunya adalah #develop atau SharpDevelop. #develop bahkan bersifat open source, artinya Anda dapat mendapatkan kode sumber (source code) dari aplikasi ini. Menarik bukan ?
Awal Mula #develop

#develop atau SharpDevelop mulai dikembangkan sekitar tanggal 11 September 2000 oleh Mike Krüger. Awalnya dibuat untuk memenuhi kebutuhan mempelajari bahasa C# saat Microsoft meluncurkan versi alpha dari .NET Framework.

Saat ini #develop terus berkembang dan menjadi salah satu IDE yang digemari untuk membangun aplikasi berbasis.NET. Digemari karena #develop adalah IDE yang bagus dan bersifat open source. Selain itu IDE ini sangat mudah dipelajari dan cukup memadai untuk membangun aplikasi serius berbasis .NET Framework.
Fitur pada #develop

#develop sebaiknya dipasang pada sistem operasi Windows XP atau Windows 2000 dengan service pack terakhir. Sistem operasi seperti Windows 98 atau Windows NT, tidak dapat menjalankan seluruh fitur-fitur dan kemampuan .NET Framework secara maksimal, sehingga #develop tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal.

#develop terdiri dari dua versi, versi 1.1 untuk .NET Framework 1.1 dan versi 2.0 untuk .NET Framework 2.0. Berkas paket pemasangan (file instalasi) dan kode sumber dari #develop bisa didapatkan pada situs http://www.icsharpcode.net/OpenSource/SD/. Anda bisa mengunduh dan mulai mempelajari dari situs tersebut. Dianjurkan untuk menggunakan #develop terbaru yang mendukung NET Framework 2.0.

#develop memiliki fitur-fitur seperti layaknya IDE komersial. Fitur-fitur itu antara lain :
Kustomisasi User Interface. Misal bentuk UI model Multiple Document Interface atau Single Document Interface.
Internasionalisasi. Kita dapat memilih bahasa yang digunakan pada #develop. Secara standar menggunakan bahasa Inggris, namun bisa dikembangkan untuk menggunakan bahasa Perancis, Jerman, China, bahkan bahasa Jawa.
Kustomisasi dalam kode program. Misal pemberian warna yang berbeda pada keyword, shortcut penulisan kode, otomatisasi/melengkapi kode, tampilan bantuan, dan lain-lain.
Template dan Wizard dalam menuliskan kode program.
Fasilitas pencarian dan penggantian kata.
Manajemen proyek yang memadai dan berbasis XML.
Kompilasi yang terintegrasi dalam IDE.
Fasilitas Debug atau pencarian error.
AddIn Manager, memungkinkan pihak ketiga untuk menambahkan fitur-fitur baru.
dan masih banyak fitur yang bisa digali.

Fitur-fitur tambahan tentu akan selalu dilengkapi, oleh karena itu kita perlu memantau situs http://www.icsharpcode.net/OpenSource/SD/ untuk mendapatkan release terbaru.
Pemasangan #develop

Sebelum melakukan pemasangan, ada beberapa hal yang perlu disiapkan. Lakukan pemeriksaan pada komputer Anda, apakah sudah sesuai dengan kebutuhan #develop. Kebutuhan untuk pemasangan #develop adalah :
1. Processor minimum Pentium III atau sekelas
2. HardDisk space minimum 100 MB
3. Memori minimum 256 mb
4. .NET Framework 2.0

Unduh berkas #develop (misal bernama SharpDevelop2_2.0.0.1135Beta2_Setup.exe) dari situs http://www.icsharpcode.net/OpenSource/SD/.
Setelah berhasil diunduh, kita dapat melakukan pemasangan dengan mudah. Cukup dengan menekan tombol Next, aplikasi akan terpasang.

Berani mencoba ?

13 April 2009

S10 Password Vault merupakan password manager yang dapat Anda gunakan untuk menyimpan informasi username dan password dengan aman. Dengan menggunakan software gratis ini Anda tidak perlu lagi mengingat semua username dan password untuk banyak akun web yang Anda miliki, misalnya akun email yahoo, gmail, facebook, friendster, blog, dan sebagainya.


Tampilan dari freeware ini cukup simpel, setidaknya jika dibandingkan dengan Password Container.

Sebelum menggunakan S10 Password Vault ini pertama-tama Anda harus membuat master password terlebih dahulu.



Secara default akun pada S10 Password Vault terdiri dari beberapa kategori, yaitu Banking, Email, Shopping, Travel, Websites, dan Work. Untuk menambah kategori baru, Anda bisa melakukannya dengan mengklik kanan dan pilih menu New Folder.



Untuk membuat akun baru, pertama pilih kategori akun. Setelah itu klik kanan dan pilih menu New Account.



Salah satu fitur yang cukup menarik dari S10 Password Vault adalah Auto-type commands. Dengan fitur tersebut S10 Password Vault akan menuliskan username dan password secara otomatis pada situs yang sedang Anda kunjungi. Untuk mengaktifkan Auto-type commands Anda bisa menekan tombol Ctrl + Alt + L.



Jika Anda tertarik untuk mencoba S10 Password Vault , Anda bisa download di http://www.s10soft.com

Natal

Natal (dari bahasa Portugis yang berarti "kelahiran") adalah hari raya bagi umat Kristen. Dalam hari ini yang jatuh pada tanggal 25 Desember, kelahiran Yesus Kristus diperingati. Meski para pakar dewasa ini sepakat bahwa Yesus kemungkinan besar sebenarnya tidak lahir pada hari ini, hari kelahirannya tetap dirayakan pada tanggal 25 Desember. Hal ini dibuktikan dengan cerita adanya para gembala yang sedang menggembalakan hewan peliharaan mereka. Pada bulan Desember - Januari, di daerah Timur Tengah, justru mengalami musim dingin, sehingga sangat tidak masuk akal untuk menggembalakan hewan pada waktu-waktu tersebut.

Dalam tradisi barat, peringatan Natal juga mengandung aspek non-agamawi. Sebagian besar tradisi Natal berasal dari tradisi pra-Kristen barat yang diadopsi ke dalam tradisi Kristiani. Selain itu, peringatan Natal dalam tradisi barat (yang kian mendunia) ditandai dengan bertukar hadiah antara teman dan anggota keluarga serta datangnya Santa Claus atau Sinterklas.

Kelahiran Yesus menurut Alkitab Kristen
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Kelahiran Yesus

Orang Majus mengunjungi Yesus, diperingati pada Malam Kedua Belas setelah kelahirannya pada hari Natal.

Cerita kelahiran Yesus dalam Injil Perjanjian Baru ditulis dalam kitab Matius (1:18-25) dan Lukas (2:1-21).

Cerita kelahiran Yesus telah diturunkan selama beberapa abad, berdasarkan kisah dalam Injil: Injil Matius dan Injil Lukas. Walau kedua Injil tersebut menekankan kejadian yang berbeda. Injil Markus dan Injil Yohanes tidak mencatat tentang masa kecil Yesus.

Menurut Lukas, Maria mengetahui dari seorang malaikat bahwa dia telah mengandung dari Roh Kudus tanpa persetubuhan. Setelah itu dia dan suaminya Yusuf meninggalkan rumah mereka di Nazaret untuk berjalan ke rumah leluhur Yusuf, Betlehem, untuk mendaftar dalam sensus yang diperintahkan oleh Kaisar Romawi, Agustus. Karena tidak menemukan tempat menginap di kota itu, mereka membenahi sebuah tempat di sebuah kandang. Di sana Maria melahirkan dan meletakkan Yesus di palungan. Kelahiran Kristus di Betlehem Efrata, Yudea, di kampung halaman Daud, leluhur Yusuf, memenuhi nubuat Yesaya. Di Israel purba mereka mengenal ada dua kota Betlehem, kota Betlehem satunya lagi berada di tanah Zebulon.

Matius mencatat silsilah dan kelahiran Yesus dari seorang perawan, dan kemudian beralih ke kedatangan Tiga orang Bijak dari Timur -- yang diduga adalah Arabia atau Persia -- untuk melihat Yesus yang baru dilahirkan. Ketiga orang bijak tersebut, yang disebut juga orang Majus atau raja, mula-mula tiba di Yerusalem dan melaporkan kepada raja Yudea, Herodes Agung, bahwa mereka telah melihat sebuah bintang, yang sekarang disebut Bintang Betlehem, menyambut kelahiran seorang raja. Penelitian lebih lanjut memandu mereka ke Betlehem Yudea dan rumah Maria dan Yusuf. Mereka mempersembahkan emas, kemenyan, dan mur kepada bayi Yesus. Ketika bermalam, ketiga orang majus itu mendapatkan mimpi yang berisi peringatan bahwa Raja Herodes merencanakan pembunuhan terhadap anak tersebut. Karena itu mereka memutuskan untuk langsung pulang tanpa memberitahu Herodes suksesnya misi mereka. Matius kemudian melaporkan bahwa keluarga Yesus kabur ke Mesir untuk menghindari pembunuhan oleh Raja Herodes yang memutuskan untuk membunuh semua anak di bawah dua tahun di Betlehem untuk menghilangkan saingan terhadap kekuasaannya. Setelah kematian Herodes, Yesus dan keluarga kembali dari Mesir, tetapi untuk menghindari rasa benci dari raja Yudea baru (anak Herodes Arkhelaus) mereka pergi ke Galilea dan tinggal di Nazaret.

Sisi lain dari cerita kelahiran Yesus yang disampaikan oleh kitab Injil adalah penyampaian berita itu oleh para malaikat kepada para gembala. Beberapa nyanyian Natal menyebutkan bahwa para gembala itu melihat sebuah bintang yang besar bersinar di atas kota Betlehem. Mereka mengikuti bintang itu hingga ke tempat kelahiran Yesus. Beberapa astronom dan sejarawan telah berusaha menjelaskan gabungan sejumlah peristiwa angkasa yang dapat ditelusuri yang mungkin dapat menerangkan penampakan bintang raksasa yang tidak pernah dilihat sebelumnya itu, namun mereka tidak mencapai kesepakatan tentang hal ini [1]. Penampakan bintang itu sebenarnya menurut Alkitab untuk membantu para orang Majus mengetahui letak di mana Yesus dilahirkan agar kemudian dapat melaporkan kepada Herodes. Tetapi karena niat Herodes yang jahat, para orang Majus tidak kembali melaporkan kepada Herodes.

Asal Mula Peringatan Hari Natal

Peringatan hari kelahiran Yesus tidak pernah menjadi perintah Kristus untuk dilakukan. Cerita dari Perjanjian Baru tidak pernah menyebutkan adanya perayaan hari kelahiran Yesus dilakukan oleh gereja awal.


Tanggal

Sudah bisa dipastikan tanggal 25 Desember bukanlah tanggal hari kelahiran Yesus. Pendapat ini diperkuat berdasarkan kenyataan bahwa pada malam tersebut para gembala masih menjaga dombanya dipadang rumput. (Lukas 2:8). Pada bulan Desember tidak mungkin para gembala masih bisa menjaga domba-dombanya di padang rumput sebab musim dingin pada saat tersebut telah tiba jadi sudah tidak ada rumput yang tumbuh lagi.

Dalam tradisi Romawi pra-Kristen, peringatan bagi dewa pertanian Saturnus jatuh pada suatu pekan di bulan Desember dengan puncak peringatannya pada hari titik balik musim dingin (winter solstice) yang jatuh pada tanggal 25 Desember dalam kalender Julian. Peringatan yang disebut Saturnalia tersebut merupakan tradisi sosial utama bagi bangsa Romawi. Agar orang-orang Romawi dapat menganut agama Kristen tanpa meninggalkan tradisi mereka sendiri, Paus Julius I memutuskan pada tahun 350 bahwa kelahiran Yesus diperingati pada tanggal yang sama.

Pendapat lain mengatakan bahwa hari Natal ditetapkan jatuh pada tanggal 25 Desember pada abad ke 4 oleh kaisar Kristen pertama Romawi, Konstantin I. Tanggal 25 Desember tersebut dipilih sebagai Natal karena bertepatan dengan kelahiran Dewa Matahari (Natalis Solis Invicti atau Sol Invictus atau Saturnalia) yang disembah oleh bangsa Romawi. Perayaan Saturnalia sendiri dilakukan oleh orang Romawi kuno untuk memohon agar Matahari kembali kepada terangnya yang hangat(Posisi bumi pada bulan Desember menjauh dari matahari, seolah-olah mataharilah yang menjauh dari bumi).

Oleh karena itu, ada dua aliran Kristen yang tidak merayakan tradisi Natal, yaitu aliran Advent dan Saksi-Saksi Yehuwa. Berkenaan Saksi-Saksi Yehuwa, mereka mulai tidak merayakan Natal sejak tahun 1926 ketika mereka mengetahui bahwa Natal mempunyai asal-usul Kafir, menurut buku Saksi-Saksi Yehuwa—Pemberita Kerajaan Allah, 1993, halaman 198-200.

meskipun kapan hari natal jatuh masih menjadi perdebatan, agama Kristen mainstream sepakat untuk menetapkan hari natal jatuh setiap tanggal 25 Desember dalam kalender gregorian ini didasari atas kesadaran bahwa penetapan hari raya liturgis lain seperti paskah dan jumat agung tidak didapat dengan pendekatan tanggal pasti namun hanya berupa penyelenggaraan kembali acara-acara tersebut dalam satu tahun liturgi, dimana yang terpenting bukanlah ketepatan tanggalnya namun essensi atau inti dari setiap peringatan tersebut untuk dapat diwujudkan dari hari ke hari.

Tahun

Tahun kalender Masehi diciptakan pada abad ke-6 oleh seorang biarawan yang bernama Dionysius Exignus. Tahun Masehi yang kita gunakan sekarang ini disebut juga anno Domini (Tahun Tuhan).

Bagaimana ia bisa mengetahui bahwa Tuhan Yesus dilahirkan pada tahun 1 SM? Ia mengambil data dari catatan sejarah yang menyatakan bahwa pada tahun 754 kalender Romawi itu adalah tahun ke 15 dari pemerintahan Kaisar Tiberius seperti yang tercantum di Lukas 3:1-2. Data inilah yang dijadikan patokan olehnya untuk mengawali tahun 1 SM.

Di samping itu ia juga mengambil data dari Lukas 2:1-2 yang menyatakan bahwa Kirenius (Gubenur dari Siria) pertama kali menjalankan program sensus.

Walaupun demikian masih juga orang yang meragukannya, sebab menurut sejarahwan Yahudi yang bernama Flavius Josephus, raja Herodes meninggal dunia pada tahun 4 sebelum Masehi sehingga konsekuensinya tanggal lahir Yesus harus dimundurkan sebanyak empat tahun. Tapi teori ini pun tidak benar, sebab ia menganalisa tahun tersebut berdasaran adanya gerhana bulan pada tahun saat Herodes meninggal dunia yang terjadi di Yerusalem pada tanggal 13 Maret tahun 4 sebelum Masehi, tetapi para ilmuwan sekarang telah membuktikan bahwa gerhana bulan tersebut terjadi bukan pada tanggal tersebut diatas melainkan pada tanggal 9 Januari tahun 1 SM

Paskah

Paskah

Perayaan Kebaktian gereja, perjamuan keluarga, berburu telur Paskah untuk anak-anak dan memberi hadiah untuk orang dewasa (khususnya di AS dan Kanada)
Kegiatan Doa, doa puasa, doa semalam suntuk (khususnya tradisi Timur), kebaktian pagi hari (khususnya tradisi Protestan AS)
Masih sehubungan Paskah Yahudi, Pra-Paskah:Rabu Abu, Minggu Palma; Pekan Suci: Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci; Kenaikan Tuhan Yesus, Pentakosta, Minggu Trinitas, dan Corpus Christi yang mengikutinya.
Portal Kristen

Paskah (bahasa Yunani: Πάσχα atau Paskha[1]) adalah perayaan terpenting dalam tahun liturgi gerejawi Kristen. Bagi umat Kristen, Paskah identik dengan Yesus, yang oleh Paulus disebut sebagai "anak domba Paskah"; jemaat Kristen mula-mula hingga saat ini percaya bahwa Yesus disalibkan, mati dan dikuburkan[2], dan pada hari yang ketiga[3] bangkit dari antara orang mati. Paskah merayakan hari kebangkitan tersebut dan merupakan perayaan yang terpenting karena memperingati peristiwa yang paling sakral dalam hidup Yesus.

Paskah juga merujuk pada masa di dalam kalender gereja yang disebut masa Paskah, yaitu masa yang dirayakan dulu selama empat puluh hari sejak Minggu Paskah (puncak dari Pekan Suci) hingga hari Kenaikan Yesus namun sekarang masa tersebut diperpanjang hingga lima puluh hari, yaitu sampai dengan hari Pentakosta (yang artinya "hari kelima puluh" - hari ke-50 setelah Paskah, terjadi peristiwa turunnya Roh Kudus). Minggu pertama di dalam masa Paskah dinamakan Oktaf Paskah oleh Gereja Katolik Roma. Hari Paskah juga mengakhiri perayaan Pra-Paskah yang dimulai sejak empat puluh hari sebelum Kamis Putih, yaitu masa-masa berdoa, penyesalan, dan persiapan berkabung.

Paskah merupakan salah satu hari raya yang berubah-ubah tanggalnya (dalam kekristenan disebut dengan perayaan yang berpindah[4]) karena disesuaikan dengan hari tertentu (dalam hal ini hari Minggu), bukan tanggal tertentu di dalam kalender sipil. Hari raya-hari raya Kristen lainnya tanggalnya disesuaikan dengan hari Paskah tersebut dengan menggunakan sebuah formula kompleks. Paskah biasanya dirayakan antara akhir bulan Maret hingga akhir bulan April (ritus Barat) atau awal bulan April hingga awal bulan Mei (ritus Timur) setiap tahunnya, tergantung kepada siklus bulan. Setelah ratusan tahun gereja-gereja tidak mencapai suatu kesepakatan, saat ini semua gereja telah menerima perhitungan Gereja Aleksandria (sekarang disebut Gereja Koptik) yang menentukan bahwa hari Paskah jatuh pada hari Minggu pertama setelah Bulan Purnama Paskah, yaitu bulan purnama pertama yang hari keempat belasnya ("bulan purnama" gerejawi) jatuh pada atau setelah 21 Maret (titik Musim Semi Matahari/vernal equinox gerejawi)

Minggu Paskah bukan perayaan yang sama, namun masih berhubungan dengan, Paskah Yahudi (bahasa Ibrani: פסח atau Pesakh dalam hal simbolisme dan juga penanggalannya. Bahasa Indonesia tidak memiliki istilah yang berbeda untuk Paskah Pesakh (Yahudi) dan Paskah Paskha (Kristen) sebagaimana beberapa bahasa Eropa yang mempunyai dua istilah yang berbeda, oleh sebab itu kata Paskah dapat memiliki dua arti yang berbeda di dalam bahasa Indonesia.

Banyak elemen budaya, termasuk kelinci Paskah dan telur Paskah, telah menjadi bagian dari perayaan Paskah modern, dan elemen-elemen tersebut biasa dirayakan oleh umat Kristen maupun non-Kristen.
Paskah dalam kekristenan
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Kebangkitan Yesus

"The Resurrection", Johann Heinrich Tischbein, 1778.

Paskah merupakan perayaan tertua di dalam gereja Kristen, penghubung antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Paus Leo Agung (440-461) menekankan pentingnya Paskah dan menyebutnya festum festorum - perayaan dari semua perayaan, dan berkata bahwa Natal hanya dirayakan untuk mempersiapkan perayaan Paskah.

Menurut tradisi Sinoptik, Paskah menunjuk pada Perjamuan Kudus, yang didasari dari Perjamuan Malam, perjamuan perpisahan antara Yesus dan murid-murid Yesus. Pada malam itu sebelum Yesus dihukum mati, Yesus memberikan makna baru bagi Paskah Yahudi. Roti dilambangkan sebagai tubuh Yesus dan anggur dilambangkan sebagai darah Yesus, yaitu perlambangan diri Yesus sebagai korban Paskah. Rasul Yohanes dan Paulus-lah yang mengaitkan kematian Yesus sebagai penggenapan Paskah Perjanjian Lama (Yesus wafat pada saat domba-domba Paskah Yahudi dikorbankan di kenisah atau Bait Allah). Kematian dan kebangkitan Yesus inilah yang kemudian diasosiasikan dengan istilah Paskah dalam kekristenan.

Karena Paskah dirayakan oleh gereja-gereja Kristen dengan suatu sakramen Ekaristi/Perjamuan Kudus, maka sakramen tersebut dapat pula disebut sebagai Perjamuan Paskah Kristen, atau Perjamuan Kudus Jumat Agung, yang berbeda dari Perjamuan Paskah Yahudi. Banyak gereja Kristen saat ini merayakan perjamuan tersebut lebih dari setahun sekali agar jemaat gereja selalu diingatkan akan peristiwa Paskah.

Di dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, kata Paskah disebutkan sebanyak 80 kali dalam 72 ayat sementara di dalam terjemahan BIS disebutkan sebanyak 86 kali dalam 77 ayat.

Paskah pada gereja mula-mula

Gereja mula-mula memperingati peristiwa kebangkitan Yesus dengan perjamuan sederhana dan berdoa. Kemudian dalam perjalanan misinya, Paulus terus mengingatkan jemaat gereja mula-mula akan pentingnya peristiwa kebangkitan Yesus dan perkataan Yesus pada waktu Perjamuan Malam Terakhir. Sumber yang paling awal yang menulis tentang Paskah adalah Melito dari Sardis yang menulis homili berjudul Peri Pascha (Tentang Paskah). Orang-orang Kristen pada jaman tersebut menapak tilas jalan salib (Via Dolorosa) yang dilalui oleh Tuhan Yesus. Kematiannya diperingati sebagai korban keselamatan dalam tradisi Yahudi (bahasa Ibrani: Zerah Syelamin).

Orang Kristen Yahudi terus merayakan Paskah Yahudi, namun mereka tidak lagi mengorbankan domba Paskah karena Kristus dianggap sebagai korban Paskah yang sejati. Perayaan ini diawali dengan berpuasa hingga Jumat jam 3 sore (ada yang melanjutkan hingga pagi Paskah). Perbedaan timbul di seputar tanggal Paskah. Orang Kristen Yahudi dan jemaat provinsi Asia merayakannya pada hari yang bersamaan dengan Paskah Yahudi, yaitu sehari setelah tanggal 14 Nisan (bulan pertama) menurut kalender mereka - kematian Yesus pada 15 Nisan dan kebangkitan Yesus pada 17 Nisan - tanpa mempedulikan harinya; namun orang Kristen non-Yahudi yang tinggal di Kekaisaran Romawi dan juga gereja di Roma dan Aleksandria merayakannya pada hari pertama, yaitu hari Minggu - hari kebangkitan Yesus, tanpa mempedulikan tanggalnya. Metode yang kedua inilah yang akhirnya lebih banyak digunakan di gereja, dan penganut metode yang pertama perlahan-lahan mulai tergusur. Uskup Viktor dari Roma pada akhir abad ke-2 menyatakan perayaan menurut tanggal 14 Nisan adalah bidat dan mengucilkan semua pengikutnya. Beberapa metode penghitungan yang lain di antaranya oleh beberapa uskup di Galia yang menghitung Paskah berdasarkan tanggal tertentu sesuai kalender Romawi, yaitu 25 Maret memperingati kematian Yesus dan 27 Maret memperingati kematian Yesus karena sejak abad ke-3 tanggal 25 Maret dianggap sebagai tanggal penyaliban . Namun metode yang terakhir ini tidak digunakan lama. Banyak kalender di Abad Pertengahan yang mencatat tanggal perayaan ini (25 dan 27 Maret) untuk alasan historis, bukan liturgis Kaum Montanis di Asia Minor merayakan Paskah pada hari Minggu pertama setelah 6 April. Berbagai variasi perhitungan tanggal Paskah tersebut terus berlangsung hingga abad ke-4.

Perselisihan seputar penghitungan hari Minggu Paskah yang tepat tersebut akhirnya dibahas secara resmi pada Konsili Nicea I pada tahun 325 yang memutuskan bahwa hari Paskah adalah hari Minggu, namun tidak mematok hari Minggu tertentu. Kelompok yang merayakan Paskah dengan perhitungan Yahudi dinamakan "Quartodeciman" (bahasa Latin untuk 14) (Nisan) dan dikucilkan dari gereja. Uskup Aleksandria kemudian ditugaskan untuk mencari cara menghitung tanggal Paskah, karena kota itu dianggap sebagai otoritas tertinggi untuk hal-hal yang berhubungan dengan astronomi, dan sang uskup diharapkan dapat memutuskan hasilnya untuk diikuti keuskupan-keuskupan yang lain. Namun hasil yang diperoleh tidak memuaskan, terutama untuk gereja-gereja Latin. Banyak gereja masih memakai cara mereka sendiri-sendiri, termasuk gereja di Roma. Akhirnya baru pada abad ke-7 gereja-gereja berhasil mencapai kesepakatan mengenai perhitungan tanggal Minggu Paskah.

Paskah menurut kalender liturgiTahun Liturgi
Gereja Ritus Barat
Adven
Natal
Epifani
Masa Biasa
Masa Pra-Paskah
Rabu Abu
Pekan Suci
Minggu Palma
Trihari Suci/
Masa Sengsara
Kamis Putih
Jumat Agung
Sabtu Suci
Paskah
Asensi
Pentakosta
Gereja Ritus Timur
Eksaltasi Salib
Puasa Natal
Natal
Teofani
Puasa Besar
Paskah
Pentakosta
Transfigurasi
Tertidurnya Theotokos
Perlindungan Bunda Allah

"Auferstehung", Hermann Stenner, 1914

Pada kekristenan ritus Latin (Barat), Paskah menandai berakhirnya masa Pra-Paskah, yaitu 40 hari (tidak termasuk hari Minggu) menjelang Minggu Paskah. Sepekan sebelum Minggu Paskah disebut sebagai Pekan Suci. Hari Minggu sebelum Minggu Paskah, yaitu hari pertama Pekan Suci, adalah hari Minggu Palem yang memperingati masuknya Yesus ke kota Yerusalem menaiki seekor keledai. Tiga hari terakhir sebelum Minggu Paskah disebut sebagai Kamis Putih atau Kamis Suci, Jumat Agung, dan Sabtu Suci atau Sabtu Sunyi, yang ketiganya sering disebut sebagai Trihari Suci atau Triduum Paskah; Kamis Putih memperingati Perjamuan Malam terakhir Yesus, Jumat Agung memperingati kematian Yesus, dan Sabtu Suci memperingati hari pada saat Yesus di dalam kuburan.

Banyak gereja yang mulai merayakan Paskah semalam sebelumnya, yaitu dengan kebaktian Malam Paskah. Pada beberapa negara, Minggu Paskah dirayakan selama dua hari hingga Senin Paskah, dan hari-hari dalam sepekan setelah Minggu Paskah, yang disebut dengan Pekan Paskah, masing-masing diberi akhiran Paskah, seperti "Selasa Paskah", "Rabu Paskah", hingga Oktaf Paskah, yaitu hari Minggu setelah Minggu Paskah. 40 hari (yang kemudian diperpanjang menjadi 50 hari atau 7 minggu) setelah Paskah biasa disebut dengan masa Paskah yang diakhiri dengan hari Pentakosta (hari ke-50).

Pada kekristenan ritus Oriental (Timur), masa persiapan Paskah dikenal dengan nama masa Puasa Besar dan dimulai sejak Senin Bersih selama 40 hari (termasuk hari Minggu). Pekan terakhir dalam masa persiapan itu disebut dengan Pekan Palma, yang berakhir dengan hari Sabtu Lazarus. Sehari setelah itu adalah Minggu Palma, Pekan Suci, lalu Minggu Paskah. Pada Sabtu tengah malam menjelang Minggu Paskah perayaan Paskah resmi dimulai, yang terdiri atas Matins, Jam-jam Paskah, dan Liturgi Surgawi Paskah; dengan demikian liturgi tersebut dijamin merupakan liturgi pertama Minggu Paskah, sesuai gelarnya sebagai festum festorum - perayaan dari semua perayaan. Pekan setelah Minggu Paskah disebut sebagai Pekan Terang, sedangkan masa setelah Minggu Paskah hingga Minggu Para Orang Kudus (hari Minggu setelah Pentakosta) disebut sebagai Pentakostarion.
Paskah pada gereja modern

Di dalam gereja-gereja Kristen, terutama ritus Latin, perayaan dimulai pada hari Jumat Agung. Gereja-gereja biasanya menyelenggarakan kebaktian pada hari tersebut, umat Katolik Roma biasanya juga berpuasa pada hari ini. Kebaktiannya diliputi dengan perasaan duka karena memperingati sengsara penderitaan dan kematian Yesus di kayu salib. Gereja-gereja Protestan biasanya melanjutkan kebaktian dengan sakramen Perjamuan Paskah untuk memperingati Perjamuan Malam Terakhir Yesus; lagu-lagu sendu seperti "Jangan Lupa Getsemani" juga dinyanyikan. Sang pastor atau pendeta terkadang memberikan kotbah singkat. Gereja-gereja Katolik Roma biasanya tidak melakukan sakramen Perjamuan Kudus pada hari ini, sakramen pengakuan dosa dan pengurapan orang sakit. (lebih lengkapnya lihat Jumat Agung)

Pada hari Sabtunya gereja-gereja Katolik dan beberapa gereja Anglikan dan Lutheran juga menyelenggarakan kebaktian malam Paskah. Dalam kebaktian itu sebuah lilin Paskah dinyalakan untuk melambangkan Kristus yang bangkit; Exultet atau proklamasi Paskah dinyanyikan; ayat-ayat Alkitab dari Perjanjian Lama yang menceritakan keluarnya bangsa Israel dari Mesir dan nubuatan tentang Mesias dibacakan. Bagian kebaktian ini mencapai puncaknya dengan menyanyikan Gloria dan Alleluia, dan Injil tentang kisah kebangkitan dibacakan. Sama seperti kebaktian Jumat Agung, sang pastor atau pendeta terkadang juga menyampaikan kotbah sesudah pembacaan Alkitab. Bagi gereja Katolik Roma, malam ini biasanya juga digunakan untuk sakramen baptisan kudus, malam penerimaan anggota jemaat gereja yang baru. Untuk anggota jemaat yang lain, mereka juga menerima percikan air suci sebagai lambang perbaruan iman kepercayaan mereka. Kebaktian pada gereja-gereja Katolik Roma kemudian dilanjutkan dengan sakramen Konfirmasi. Kebaktian kemudian diakhiri dengan sakramen Ekaristi. Kebaktian malam Paskah ini memiliki bermacam-macam variasi. Beberapa gereja mengadakannya pada

Umat Protestan biasanya menggabungkan kebaktian malam Paskah dengan kebaktian Minggu pagi, yaitu mengikuti kisah di Injil yang menceritakan para wanita yang datang ke kubur Yesus pada pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu. Ada gereja yang menyelenggarakannya pada sekitar subuh (kebaktian subuh), dan biasanya dilangsungkan di luar ruangan seperti halaman gereja atau taman di dekat gereja, namun banyak pula yang merayakannya setelah matahari terbit. Kebaktian Minggu untuk memperingati kebangkitan Yesus ini (baik bersama-sama atau berbeda dari kebaktian subuh tersebut) dirayakan dengan sikap penuh sukacita, termasuk lagu-lagu yang dinyanyikan juga lagu yang bernuansa kemenangan. Gereja-gereja yang cukup besar ada yang menggunakan instrumen-instrumen tiup (terompet, dll) untuk melengkapi instrumen-instrumen yang biasa digunakan. Kebanyakan gereja juga mendekorasi ruang ibadah dengan hiasan-hiasan dan bunga-bungaan (contohnya Bakung Paskah
Etimologi

Istilah Paskah dalam bahasa-bahasa Latin biasanya diturunkan dari salah satu dari dua sumber: Paskha atau Pesakh dan Estre/Eostre atau Easter[34]. Dalam bahasa-bahasa Slavia, biasanya istilah yang digunakan memiliki arti "Hari Agung".
Bahasa-bahasa Semitik, Roman, Keltik, Jermanik, dan Indonesia

Istilah Yunani untuk Paskah, paskha/pascha, tidak ada hubungannya dengan kata kerja paschein, "menderita", meskipun para penulis simbolis sering menghubungkan keduanya; kata tersebut berasal dari bentuk bahasa Aram untuk kata dalam bahasa Ibrani pesach. Orang Yunani menyebut Paskah pascha anastasimon; Jumat Agung pascha staurosimon. Kata setara yang digunakan di dalam bahasa Latin adalah Pascha resurrectionis dan Pascha crucifixionis. Di dalam buku liturgi Katolik Romawi perayaannya diberi nama Dominica Resurrectionis; di buku liturgi Mozarabik In Lætatione Diei Pasch Resurrectionis; di buku liturgi Ambrosius In Die Sancto Paschæ.. Bahasa-bahasa Romans telah mengambil istilah Ibrani-Yunani tersebut: Latin, Pascha; Italia, Pasqua; Spanyol, Pascua; Perancis, Pâques. Beberapa negara-negara Keltik dan Teutonik juga menggunakannya: Skotlandia, Pask; Belanda, Paschen (kata dalam bahasa Belanda yang betul sebenarnya adalah Pasen); Denmark dan Norwegia, Påske; Swedia: Påsk (Huruf å merupakan huruf 'a' berganda dan dieja /o/, ejaan alternatifnya adalah Paaske atau Paask.); Islandia: Páskar; Faroe: Páskir; bahkan di beberapa provinsi Jerman di Rhine Hulu menggunakan istilah Paisken, bukan Ostern. Istilah tersebut, terutama di Spanyol dan Italia, mengalami perluasan makna dan memiliki makna tambahan "keheningan" dan digunakan untuk perayaan-perayaan lainnya, Pascua florida (Minggu Palem); Pascua de Pentecostes (Pentakosta); Pascua de la Natividad (Natal); Pascua de Epifania (Epifani) di Spanyol; Pasko (Natal); Pasko ng Pagkabuhay (Paskah Kebangkitan) di Filipina. Di beberapa wilayah di Perancis kebaktian Komuni Pertama juga disebut dengan Pâques, tidak peduli kapan dilangsungkannya.

Bahasa Indonesia menggunakan istilah Paskah. Demikian juga bahasa Melayu, bahasa Jawa, dan bahasa-bahasa Nusantara lainnya.

Bahasa-bahasa Anglo-Saxon

Dalam bahasa Inggris, istilah Easter (Paskah) menurut Bede berasal dari bahasa Saxon, yaitu kata Ēastre atau Ēostre yang masih berhubungan dengan Estre, seorang dewi bangsa Teutonik, dewi cahaya fajar dan musim semi, yang perayaannya berdekatan dengan perayaan Paskah, yang sudah tidak dikenal lagi pada zaman Bede, bahkan di Edda; bahasa Anglo-Saxon, termasuk Inggris: eâster, eâstron; Jerman Kuna: ôstra, ôstrara, ôstrarûn; Jerman: Ostern. April disebut easter-monadh. Bentuk plural eâstron digunakan, karena perayaannya berlangsung selama tujuh hari. Seperti bentuk plural dalam bahasa Perancis Pâques, istilah tersebut diterjemahkan dari bahasa Latin Festa Paschalia, seluruh Oktaf Paskah
Bahasa-bahasa Slavia

Di dalam bahasa-bahasa Slavia istilah yang digunakan biasanya berarti "Hari Agung" atau "Malam Agung". Polandia dan Ceko, Wielkanoc dan Velikonoce yang berarti "Malam(-malam) Agung"; Ukrainia, Великдень (Velykden); Bulgaria, Великден (Velikden); Belarusia, Вялікдзень (Vyalikdzyen) yang berarti "Hari Agung".

Serbia, Bosnia, dan Kroasia menggunakan istilah Uskrs yang berarti "Kebangkitan". (Tiga istilah yang digunakan dalam aksara Sirilik dan Latin: Ускрс->Uskrs, Васкрс->Vaskrs, Вeликден->Velikden)

Rusia adalah perkecualian; ia menggunakan istilah Пасха (Paskha) yang meminjam dari bentuk Yunani melalui bahasa Gereja Slavonia Lama.

Paskah (dan perayaan lain yang berhubungan) yang merupakan hari terpenting dalam kalender gerejawi disebut sebagai perayaan yang berpindah, yang berarti perayaannya tidak terpaku pada tanggal tertentu di dalam kalender Gregorian maupun Julian (yang sama-sama mengikuti perputaran matahari dan keempat musim) melainkan dihitung menurut kalender suryacandra seperti kalender Ibrani. Hal inilah yang mendasari ilmuwan-ilmuwan mempelajari astronomi secara sistematis.
Di dalam kalender Gregorian, Paskah selalu jatuh pada hari Minggu antara 22 Maret dan 25 April (inklusif). Hari berikutnya, Senin Paskah, merupakan hari libur di banyak negara dengan tradisi Kristen yang kuat. Untuk negara-negara yang mengikuti kalender Julian untuk perayaan-perayaan keagamaan, Paskah juga jatuh pada hari Minggu antara 22 Maret (KJ) dan 25 April (KJ), yang dalam kalender Gregorian adalah 4 April-8 Mei (inklusif).

Tanggal Paskah yang tepat pernah menjadi pokok perdebatan. Di dalam Konsili Nicaea I pada 325 diputuskan bahwa seluruh umat Kristen akan merayakan Paskah pada hari yang sama, yang akan dihitung secara berbeda dari perhitungan umat Yahudi untuk menentukan tanggal Paskah Yahudi. Karena tidak adanya catatan keputusan konsili yang selamat hingga jaman modern, ada kemungkinan bahwa konsili tersebut tidak memutuskan cara tertentu untuk menghitung tanggal Paskah. Epifanius dari Salamis menulis pada pertengahan abad ke-4:
...kaisar...menghimpun dewan dengan 318 uskup...di kota Nicea...Dalam konsili tersebut mereka juga menyetujui suatu kanon gerejawi, dan pada saat yang bersamaan menitahkan berkenaan dengan Paskah (Yahudi) bahwa diperlukan adanya satu permufakatan tentang perayaan hari Tuhan yang suci dan teramat penting tersebut. Karena hal tersebut diperingati secara berbeda-beda oleh orang-orang...

Pada tahun berikutnya, cara perhitungan yang dikerjakan oleh gereja Aleksandria menjadi standar perhitungan. Secara perlahan sistem tersebut mulai tersebar ke gereja-gereja Kristen di Eropa. Gereja Roma meneruskan penggunaan siklus kalender suryacandra yang berusia 84 tahun sejak akhir abad ke-3 hingga 457. Gereja Roma terus menggunakan caranya sendiri hingga abad ke-6 saat metode Aleksandria telah dikonversikan ke kalender Julian oleh Dionysius Exiguus. Gereja mula-mula di Britania dan Irlandia juga menggunakan metode Roma yang lama tersebut hingga Sinode Whitby tahun 664 saat mereka mulai menggunakan metode Aleksandria. Gereja-gereja di belahan barat Eropa menggunakan metode Roma hingga akhir abad ke-8 pada masa pemerintahan Karel yang Agung, lalu mereka menggunakan metode Aleksandria. Namun demikian, sejak Gereja Katolik mulai menggunakan kalender Gregorian menggantikan kalender Julian sejak 1582 dan Gereja Ortodoks Timur tetap berpegang pada kalender Julian, maka perayaan Paskah kembali dirayakan secara berbeda, dan perbedaan itu tetap ada hingga saat ini.


Perhitungan
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Computus

Metode penghitungan computus paschalis sejak dulu dianggap sangat penting bahkan Durandus mengatakan bahwa seorang pastor tidak layak disebut pastor jika tidak tahu (cara menghitung) computus paschalis.

Perhitungan dasar yang berlaku sejak Zaman Pertengahan adalah Paskah dirayakan pada hari Minggu setelah bulan purnama pertama setelah hari pertama musim semi (vernal equinox). Kalimat tersebut sebenarnya tidak tepat benar dengan sistem perhitungan gerejawi.

Dalam perhitungan gerejawi, gereja-gereja Kristen menggunakan 21 Maret sebagai awal tanggal perhitungan Paskah, dari sana dicari kapan bulan purnama berikutnya, dst. Bagi gereja-gereja Ortodoks yang masih menggunakan kalender Julian, tanggal yang digunakan juga 21 Maret, namun dalam kalender Julian, sebagai akibatnya terdapat perbedaan-perbedaan seperti yang tampak pada bagan di kanan.

Perhitungan yang kompleks tersebut kira-kira dapat disederhanakan sebagai berikut:

Paskah ditentukan berdasarkan siklus suryacandra. Satu bulan dalam penanggalan candra (bulan) terdiri dari bulan-bulan sepanjang 30 hari dan 29 hari, berselang-seling, dengan satu bulan tambahan yang ditambahkan secara berkala agar pas dengan penanggalan surya (matahari). Dalam setiap tahun surya (1 Januari hingga 31 Desember), bulan candra dimulai dengan sebuah purnama gerejawi yang jatuh pada periode 29 hari di antara 8 Maret hingga 5 April (inklusif) dan dinamakan "bulan candra Paskah" tahun tersebut. Paskah adalah hari Minggu ke-3 dalam bulan candra Paskah, atau dengan kata lain hari Minggu setelah hari ke-14 bulan candra Paskah. Hari ke-14 itu sendiri dinamakan purnama Paskah, walaupun hari ke-14 pada bulan candra dapat berbeda dengan purnama astronomis hingga 2 hari lamanya.[43] Karena purnama gerejawi jatuh pada tanggal 8 Maret hingga 5 April (>8 Maret & <=5 April), purnama Paskah atau hari ke-14-nya pasti jatuh pada tanggal 21 Maret hingga 18 April (>21 Maret & <=18 April).

Persentase distribusi tanggal Paskah (Siklus 5.700.000 tahun)

Dengan demikian Paskah menurut kalender Gregorian akan memiliki 35 kemungkinan hari - antara 22 Maret hingga 25 April (inklusif). Terakhir kali Paskah jatuh pada tanggal 22 Maret adalah pada tahun 1818 dan berikutnya adalah tahun 2285. Terakhir kali Paskah jatuh pada tanggal 25 April adalah pada 1943 dan berikutnya adalah tahun 2038. Siklus perputaran tangan-tanggal Paskah berulang tepat setiap 5.700.000 tahun; 19 April merupakan tanggal Paskah yang tersering, yang terjadi 220.400 kali, atau 3.9%, dibanding dengan median tanggal-tanggal lainnya sebanyak 189.525 kali atau 3.3%. Paskah menurut kalender Julian seringkali (sekitar 50%) dirayakan 1 minggu setelah kalender Gregorian, karena tidak adanya penyesuaian perhitungan tanggal seperti yang dilakukan di kalender Gregorian. Namun tidak jarang pula selisih waktunya hingga 3-4 minggu.

Untuk menghindari perbedaan cara perhintungan Paskah, gereja Katolik telah membuat tabel tanggal Paskah menurut aturan di atas. Seluruh gereja yang merayakan Paskah merayakannya sesuai dengan tanggal di tabel.

Beberapa algoritma yang digunakan untuk menghitung Paskah antara lain perhitungan Gregorian, algoritma Gauss, algoritma Gregorian anonim, dan algoritma Julian Meeus.

Hubungan dengan penanggalan Paskah Yahudi

Paskah Yahudi juga menggunakan kalender suryacandra untuk menghitung tanggal perayaan. Minggu Paskah biasanya jatuh sekitar seminggu setelah hari pertama Paskah Yahudi (tanggal 15 Nisan pada penanggalan Yahudi). Namun karena perbedaan sistem penghitungan tanggal suryacandra antara kalender Yahudi dan Gregorian, dalam siklus 19 tahun Paskah Yahudi jatuhnya satu bulan setelah hari Minggu Paskah, yaitu tahun ke-3, 11, dan 14 dalam siklus 19 tahun kalender Gregorian (atau tahun ke 19, 8, dan 11 berturut-turut pada siklus 19 tahun kalender

Karena dalam kalender Yahudi modern tanggal 15 Nisan tidak pernah jatuh pada hari Senin, Rabu, atau Jumat, seder tanggal 15 Nisan tidak pernah jatuh pada malam Kamis Putih. Seder kedua, yang diperingati oleh sebagian komunitas Yahudi sebagai malam Paskah (Yahudi) kedua, dapat jatuh pada Kamis malam.



Dalam sebuah kongres Pan-Ortodoks tahun 1923, uskup-uskup Gereja Ortodoks Timur bertemu di Konstantinopel di bawah kepemimpinan Patriark Meletios IV. Di dalam kongres tersebut para uskup menyetujui Perubahan kalender Julian. Aslinya, kalender ini akan dapat menentukan tanggal Paskah berdasarkan perhitungan astronomis yang berlandaskan meridian Yerusalem. Namun negara-negara yang menggunakan revisi tersebut hanya menggunakan revisi-revisi hari-hari raya yang memiliki tanggal tetap pada kalender Julian, revisi rumus perhitungan tanggal Paskah tidak pernah diterapkan di keuskupan Ortodoks manapun.

Pada pertemuan puncak Dewan Gereja-gereja se-Dunia (DGD) di Aleppo, Suriah pada 1997, DGD mengusulkan reformasi penghitungan Paskah yang akan mempersatukan kembali kedua sistem yang ada (Barat/Gregorian dan Timur/Julian) dengan pengetahuan ilmu astronomis modern yang menghitung equinox musim semi astronomis dan bulan purnama di meridian Yerusalem, dan juga mengikuti Konsili Nicea I tentang penanggalan Paskah pada hari Minggu pertama setelah bulan purnama. DGD melampirkan tabel di samping. Perubahan yang diusulkan DGD ini akan menyelesaikan masalah penanggalan dan menghilangkan perbedaan di antara gereja-gereja (ritus) Timur dan Barat. Reformasi ini diusulkan mulai digunakan sejak 2001, namun hingga kini hal tersebut belum digunakan oleh anggota manapun.

Perayaan Paskah


Tradisi Paskah Kristen
Anak Domba

Di antara simbol-simbol Paskah Kristiani yang populer, anak domba adalah yang paling penting dalam perayaan agung ini. Yesus Kristus sebagai "Anak Domba Paskah", sebagaimana yang diungkapkan Paulus dalam 1 Korintus 5:7, dengan bendera kemenangan, dapat dilihat dalam lukisan-lukisan yang dipasang di rumah-rumah keluarga Eropa.

Doa paling kuno untuk pemberkatan anak domba ditemukan dalam buku ritual abad ketujuh biara Benediktin di Bobbio, Italia. Dua ratus tahun kemudian Roma mempergunakannya dan sesudah itu, selama berabad-abad kemudian, menu utama santap malam Paus pada Hari Raya Paskah adalah anak domba panggang. Setelah abad kesepuluh, sebagai ganti anak domba utuh, disajikan potongan-potongan daging yang lebih kecil.

Tradiri kuno anak domba Paskah juga mengilhami umat Kristiani untuk menyajikan daging anak domba sebagai hidangan populer pada masa Paskah. Hingga sekarang, daging anak domba disajikan sebagai menu utama Minggu Paskah di berbagai daerah di Eropa timur. Tetapi, seringkali bentuk-bentuk anak domba kecil terbuat dari mentega, roti atau pun gula-gula menggantikan sajian daging anak domba, dan menjadi hidangan utama jamuan Paskah.
Tuguran

Tuguran adalah tradisi penting dalam Gereja Katolik Roma, yang mencakup puasa sampai 40 jam mulai Jumat pagi sebelum Paskah. Hari Sabtu tengah malam mereka berbuka puasa, dengan menyanyikan kidung rohani, membaca kitab suci dan melakukan ritual dengan roti dan anggur. Misa fajar pada Minggu Paskah merupakan salah satu bentuk tuguran.
Acara musik Paskah

Di kota Winston-Salem, negara bagian North Carolina, AS terdapat sebuah jemaat Gereja Persaudaraan Moravia yang memiliki tradisi Paskah tahunan. Mulai hari Minggu pukul dua dini hari, para anggota gereja Moravia kota tersebut datang ke sebuah kuburan bersejarah bernama God's Acre untuk menyambut kebangkitan Yesus diiringi dengan koor alat-alat musik yang berjumlah hingga 500 alat musik. Acara ini sudah dilangsungkan setiap tahun selama lebih dari dua abad dan telah menarik ribuan turis setiap tahunnya sehingga kota Winston-Salem diberi julukan "Kota Paskah" (Easter City).
Salubong

Di Filipina yang mayoritasnya Katolik Roma, pada hari Minggu Paskah paginya diselenggarakan dengan perayaan yang penuh sukacita, yang dikenal dengan nama Salubong (Pertemuan). Pada festival tersebut patung raksasa Maria dan Yesus, dan beberapa orang suci lainnya, diarak di jalanan yang m. Perayaan kemudian dilanjutkan dengan misa Paskah.
Misa sehari penuh

Di New Mexico, AS setiap tahun, sampai 50 ribu orang berbaris di jalan-jalan di negara bagian tersebut untuk mencapai sebuah gereja kecil berumur 200 tahun pada fajar Hari Paskah. Ada yang berjalan sejauh 165 kilometer. Gereja ini menyelenggarakan misa sehari penuh tanpa henti, memberikan sakramen komuni suci untuk semua umat yang datang.
Gua Maria

Di Nusa Tenggara Timur, Indonesia setiap menjelang Paskah, puluhan ribu peziarah mengunjungi Kapel Tuan Ma di Kota Larantuka, untuk menghormati Mater Dolorosa atau patung Bunda Maria. Selain hari Paskah, patung ini tidak diperkenankan dilihat untuk umum. Puluhan ribu umat Katolik dari berbagai daerah rela mengantre berjam-jam untuk dapat masuk dalam Kapel Tuan Ma. Di kapel itu, digelar upacara Muda Tuan atau pembersihan patung Bunda Maria. Selesai upacara, pintu-pintu kapela dibuka dan umat diperbolehkan masuk untuk memberikan penghormatan kepada Mater Dolorosa. Di dalam kapela, para peziarah menyalakan lilin sambil menyanyikan lagu-lagu untuk memuji Mater Dolorosa. Patung Mater Dolorosa hanya dapat dilihat setahun sekali pada saat menjelang Paskah.
Prosesi kebangkitan

Di Polandia, prosesi kebangkitan (Rezurekcja) dimulai pada misa Paskah pagi pada saat lonceng-lonceng gereja dibunyikan dengan suara nyaring untuk memperingati kebangkitan Yesus. Tradisi yang lain adalah Święconka, yakni pemberkatan keranjang Paskah oleh pastor pada Sabtu Suci.

Kota Sevile di Spanyol biasanya menyelenggarakan perayaan Paskah yang sangat meriah. Selama Pekan Suci, prosesi demi prosesi berlangsung di kota tersebut (total 58 prosesi selama Pekan Suci 2007) yang tidak jarang diikuti oleh 3000 orang per prosesi. Pemain musik ikut dalam iring-iringan tersebut. Prosesi yang paling terkenal adalah pada Jumat Agung malam.

Selain di Seville, kota-kota lainnya di Spanyol juga terkenal akan tradisi festival Paskah mereka, seperti kota Málaga, León, Cartagena, Castille, dll. Negara-negara lain yang memiliki tradisi Paskah yang kuat antara lain Italia, Malta, negara-negara Amerika Tengah dan Amerika Latin.
Telur Paskah

Karena telur tidak diperkenankan untuk dimakan selama masa Pra-Paskah, maka pada hari Paskah telur kembali disantap bersama-sama, dan pada mulanya diberi warna merah untuk melambangkan sukacita Paskah. Tradisi ini tidak hanya ditemukan di gereja-gereja Latin, tapi juga Oriental. Pemberian makna simbolis yang mengkaitkan telur dengan kelahiran baru diperkirakan baru diciptakan lama setelah tradisi ini ada. Tradisi ini diduga berasal dari/dipengaruhi oleh paganisme. Pada beberapa negara, orang tua-orang tua baptis memberikan telur Paskah kepada anak-anak baptis mereka. Telur yang bewarna biasanya digunakan sebagai mainan anak-anak. Di Amerika Serikat terdapat permainan yang cukup populer, yang dikenal dengan sebutan "egg-picking" (mengambil telur). Permainan yang lain misalnya "egg-rolling" (menggelindingkan telur) yang dilakukan anak-anak pada Senin Paskah di halaman Gedung Putih di Washington.[25]
Prosesi membangunkan orang

Di Puy, Perancis, ada tradisi Paskah yang tidak diketahui sejak kapan mulainya, yaitu pada saat menyanyikan mazmur Matins seorang penyanyi yang menjadi bagian dari koor tersebut absen, maka beberapa penyanyi dan seorang pendeta akan berjalan membawa salib prosesi dan air suci, lalu pergi ke rumah penyanyi yang absen tadi, sambil menyanyikan lagu "Haec Dies", lalu memerciknya dengan air suci jika ia masih berada di tempat tidur, lalu menuntunnya ke gereja. Sebagai hukuman atas absennya, ia harus membuatkan makan pagi untuk sang konduktor. Tradisi yang serupa juga ditemui di Nantes dan Angers pada abad ke-15; sinode melarangnya pada 1431 dan 1448.
Pemberkatan makanan

Di Gereja-gereja Latin dan Oriental, ada tradisi untuk memberkati makanan yang selama masa Pra-Paskah tidak boleh disantap sebelum memakannya pada hari Paskah, terutama daging, telur, mentega, dan keju[49]. Mereka yang makan makanan tersebut sebelum diberkati, menurut kepercayaan pada masa lampau, akan dihukum oleh Tuhan.
Pemberkatan rumah

Pada malam Paskah rumah-rumah diberkati[51]. untuk memperingati tradisi membubuhkan darah domba Paskah di tiang pintu rumah. Pendeta paroki-paroki (di Eropa) mengunjungi rumah-rumah di keparokiannya; tempat tinggal Paus juga diberkati pada hari ini oleh Paus sendiri.




Tradisi Paskah sekuler

Paskah saat ini telah menjadi salah satu hari raya yang penting secara ekonomi, terlihat dari banyaknya penjualan kartu Paskah, telur Paskah yang terbuat dari cokelat, serta pernak-pernik serta makanan-makanan bertemakan Paskah lainnya. Berawal dari Eropa dan Amerika Serikat, tradisi-tradisi Paskah yang sekuler mulai menyebar ke negara-negara lainnya di dunia, termasuk yang populasi Kristennya sedikit. Hotel-hotel dan pusat-pusat perbelanjaan banyak mengambil tema Paskah yang terlepas dari unsur kekristenannya.

Di banyak negara-negara berbahasa Inggris seperti Amerika Serikat, Australia, dan Selandia Baru tradisi Paskah yang berlangsung biasanya di seputar telur Paskah. Menghias telur Paskah pada hari Sabtu dan berburu telur-telur tersebut yang disembunyikan pada hari Minggunya. Selama lebih dari 100 tahun, anak-anak datang ke halaman Gedung Putih pada hari Senin Paskah, untuk ikut berburu telur Paskah.

Di berbagai daerah di Jerman kelinci-kelinci Paskah dalam bentuk kue-kue dan gula-gula mulai populer di Jerman Selatan, dan sekarang kue dan gula-gula tersebut amat disukai anak-anak di berbagai macam negara.
Ski

Di negara-negara Skandinavia seperti Norwegia, Finlandia, Swedia, dan Denmark, banyak orang yang menjalankan tradisi lama ber-ski pada hari Paskah. Tradisi yang lain adalah mendandani anak-anak kecil dengan kostum untuk meminta permen ke tetangga-tetangga mereka.
Api Paskah

Di bagian utara dan timur Belanda (Twente dan Achterhoek) dan di Jerman Utara (Osterfeuer), api Paskah (Paasvuur) dinyalakan pada Minggu Paskah malam.

Pada jaman dahulu api Oster dinyalakan di atas gunung (gunung Easter/Osterberg) dan dinyalakan dari api yang baru pada kayu nodfyr; Ini merupakan tradisi pagan yang menyebar di benua Eropa yang melambangkan dimulainya musim semi dan berakhirnya musim dingin. Para uskup gereja mengeluarkan larangan terhadap penyalaan api ini, namun tidak berhasil menghapuskan tradisi non-Kristen ini. Gereja lalu mengadopsi upacara ini, dan memberi lambang yang baru, yaitu memperingati "tiang api" yang menuntun bangsa Israel keluar dari Mesir dan kebangkitan Yesus; api Paskah yang baru ini dinyalakan pada hari Sabtu Suci dari batu api, melambangkan batu penutup kubur yang digulingkan ketika Yesus bangkit. Di beberapa tempat di Eropa sebuah lambang musim dingin dilemparkan ke api, namun di Rhine, Tyrol, dan Bohemia, yang dilemparkan ke api adalah lambang Yudas.
Olahraga dan perayaan

Jemaat Yunani dan Rusia, setelah melewati masa Pra-Paskah mereka yang panjang, merayakan Paskah dengan olahraga-olahraga populer; di mana-mana ada musik, tari-tarian, dan aktivitas-aktivitas lainnya. Di Rusia orang-orang boleh berkunjung ke menara lonceng gereja dan membunyikan sendiri loncengnya khusus pada hari tersebut, sebuah kesempatan yang jarang dilewatkan oleh penduduk setempat.
Bola tangan

Bola tangan merupakan salah satu kegiatan Paskah yang dilakukan di Perancis dan Jerman. Bola dapat melambangkan matahari. Para uskup, pendeta, dan biarawan, setelah melewati masa Pra-Paskah yang ketat, biasa bermain bola tangan sepanjang pekan Paskah. Kegiatan ini disebut dengan nama libertas Decembrica, karena sebelumnya pada bulan Desember para tuan biasa bermain bola dengan pelayan-pelayan dan gembala-gembala ternak mereka. Permainan bola tangan tersebut kemudian disambung dengan tari-tarian yang bahkan diikuti oleh para uskup dan biarawan. Di Inggris, permainan bola ini juga merupakan olahraga favorit Paskah, namun saat ini tradisi-tradisi tersebut telah menghilang.
Festival Paskah

Kota Salzburg di Austria setiap tahunnya mengadakan Festival Paskah Salzburg (Salzburger Osterfestspiele), yaitu festival opera dan musik klasik selama pekan Paskah. Festival itu telah berlangsung sejak 1967 dan diperkuat oleh Die Berliner Philharmoniker (Orkestra Filharmonik Berlin), Gustav Mahler Jugendorchester (Orkestra Muda Gustav Mahler), dll.
Kelinci Paskah

Kelinci Paskah merupakan simbol pagan dan selalu merupakan simbol kesuburan.

10 April 2009

Arti Hidup

Bagai katak di ujung tanduk. Itu adalah keadaanku sekarang. Berjuta pikiran melayang dalam angan tanpa bayang. Antara racun, obat, caci maki, dan duri-duri tajam yang menyerang. Entah kapan ini akan berakhir. Atau akankah memang bisa berakhir. Tapi mungkin saja akan segera berakhir jika aku mengakhirinya sekarang. Haruskah ada strategi utama dan paling berbahaya? Sungguh, hari panjang yang melelahkan. Aku harus memutuskan satu hal yang akan merubah seluruh kehidupan. Hari ini ulang tahunku ke-13. Tapi siapa peduli. Jangankan kado, ucapan selamat saja tertutup rapat dari mulut orang-orang yang mengenalku. Bukan hal aneh bila itu terjadi. Mana ada orang dengan ikhlas memberikan hadiah, meski sebenarnya sangat kuharapakan, begitu saja melemparkannya ke arahku. ”Anak cacat tak pantas mendapatkannya ”, bisa jadi mereka akan mengatakan itu.

Lagi-lagi suara menggelegar, ”To, mbok ya ngamen sana! Cari duit yang banyak! Jangan jadi anak males!”

Seperti biasa sambil membawa sapu lidi, ibu menakutiku, mungkin juga siap memukulku jika aku membantah. Bahkan, untuk menatapnya saja aku malas. Malas karena bosan dengan segala ocehan yang menyurutkan setiap langkahku.

”Iya Bu, tapi aku lagi cape. Tadi kan habis potong kayu.”

”Eh… ga usah alesan.”

Kalau sudah begini aku, suasana rumah seperti kayu yang sedang dibakar. Panas. Hingga penghuninya ingin keluar mencari angin. Tentu saja angin segar.

”Bu, saya bener-bener cape.”

”Kamu tu ya, disuruh gitu aja ngga mau.”

”Bu, kapan Ibu ngerti keadaanku.”

”Dah ga usah jadi anak manja. Mau pergi ngga!” Ibu mengangkat sapu dengan tatapan penuh amarah.

Tak pantas aku menyebutnya Nenek Lampir. Bagaimanapun dia seorang wanita yang telah rela mengadungku sembilan bulan, melahirkanku dengan bertaruh nyawa, dan kini harus membesarkan anak cacat.

”Kenapa kalo Adi atau Tani yang sakit, Ibu pasti cemas. Ibu akan pergi ke warung cari obat. Tapi kalo aku yang sakit, jangankan tanya kenapa, malah ngomel-ngomel ngga dapet uang. Bukannya aku juga anak Ibu.”

”Mau kamu tu apa ? Hidup kita itu lagi susah. Apalagi kamu kayak gini. Emang apa kata orang nanti. Udah miskin, punya anak cacat lagi.”

” Jadi ibu nyesel punya anak sepertiku.”

”Mana ayahmu yang penggangguran itu. Dia ngga pernah datang.”

Aku menunduk sejenak. Apa yang dikatakan Ibu memang benar. Ayah tidak peduli lagi denganku. Semua tampak asing. Mereka orang tuaku, tapi nampak makhluk dari planet lain.

”Ya, aku ngerti semuanya sekarang. Aku pergi!”

Aku berlalu meninggalkan Ibu yang masih mengangkat sapu. Ingin sekali aku berlari sekencang kilat. Tapi apa dayaku. Aku hanya punya satu kaki. Akibat kecelakaan itu. Ketika aku berlari karena dimarahi ibu, aku tertabrak mobil. Kaki kiriku diamputasi. Kini, hanya tongkat kecil sebagai teman membantuku berjalan. Melangkah, menapaki setiap kehidupan.

Teriakan ibu membuatku berpikir lebih dalam tentang arti hidup. Aku pernah melihat jurang sedalam tiga ratus meter. Begitu mengerikan, tapi lebih mengerikan lagi di dalam rumah. Dengan gitar kecil pemberian sahabatku, Eri, sebelum ia pergi melanjutkan sekolah di tanah kelahirannya, Bukittinggi, Sumatra Barat, aku menjadi pengamen remaja yang malang. Anak cacat yang tak pernah diurus orang tuanya.

” Oh….kapan teriakan itu terhenti. Akankah Ibu sadar bahwa aku butuh kasih sayang bukan makian atau perintah setiap hari. Bukan aku benci Ibu, hanya saja aku sadar Ibu tak suka padaku. Kecacatanku ini terlalu membuat Ibu susah,” pikirku.

Aku menelusuri jalan-jalan. Menerobos keramaian kota Yogyakarta. Dengan lagak pengamen, aku bernyanyi lagu tentang keceriaan seorang anak bersama orang tuanya. Aneh, semua lagu bertemakan dunia bahagia. Sedangkan keadaanku sebaliknya. Ini bukan pekerjaan. Tapi derita keseharian. Lihat saja penampilanku. Baju kumal yang jarang dicuci. Kalau pun sampai dicuci, tidak dengan air kran atau air sumur. Air sungai keruh telah menjadi tempat laundry bagiku dan teman-teman seperjuangan. Memang bajuku dicuci, tapi malah semakin kumal akibat lumpur sungai yang melekat menutupi pori-pori kain. Lain lagi dengan tubuhku. Badan kurus kering bagaikan anak kekurangan gizi. Tak khayal, banyak julukan untukku akibat bentuk tubuh ini. Kadang teman-teman memanggilku Cungkring, Garing, atau Krempeng. Aku menerima saja. Kalau dibilang marah. Aku sungguh terhina dengan julukan itu. Akan tetapi, jika dilihat dari keadaanku, memang begitu keadaannya.

Temanku banyak mengamen di bus-bus yang lewat. Berbeda denganku. Aku hanya keliling sehingga uang yang kudapat lebih sedikit. Bagaimana mungkin aku akan naik bus. Berjalan saja sudah sulit apalagi pakai tangga segala. Aku tahu pasti ada orang yang membantu. Tapi apakah kita harus selamanya bergantung pada pertolongan orang lain. Padahal, kita masih sanggup mengerjakannya sendiri. Sepreman-premannya orang pasti mereka punya rasa kemanusiaan bagi sesama. Apalagi untuk anak sepertiku.

Tibalah aku di depan rumah mewah. Menyanyi semerdu mungkin agar orang yang mendengarnya merasakan apa yang ingin kusampaikan. Meski sebenarnya lagu itu hanya untuk menyemangati hidupku yang sedang galau.

Hidupmu indah
bila kau tahu,
jalan mana yang bena…ar
harapan ada
harapan ada
bila kau percaya

Seorang pembantu rumah tangga yang sudah kukenal, keluar lewat samping rumah. Ia memberiku dua keping lima ratusan dan sebungkus nasi.

”Terima kasih, Bi”

”Iya, Bibi tahu kamu belum makan. Cuma ada tempe sama sambal.”

”Ini sudah lebih dari cukup, Bi. Dari baunya saja, hemmm…….. pasti lezat. Ya udah Bi, saya pergi dulu.”

”Hati-hati. Jaga kesehatan. Kalau kamu lapar, bilang saja ke Bibi.”

”Ya Bi. Assalamu’alaikum.”

”Wa’alaikumusssalam.”

Aku jadi bahagia setelah bertemu Bi Minah. Bukan karena aku dapat uang dan makanan, tapi aku bisa bertemu dengan orang yang sangat menyayangiku. Bi Minah punya tiga anak di desa. Semuanya sudah bekerja sebagai buruh pabrik. Saat teristimewa baginya adalah berkumpul dengan semua anggota keluarga. Namun malangnya, ia harus berjuang sendiri setelah suaminya meninggal akibat kecelakaan tujuh tahun yang lalu ketika mengantarkan Bi Minah ke pasar. Peristiwa itu selamanya tak bisa dilupakan. Sama halnya dengan kejadianku saat itu. Bedanya, Tuhan masih memberiku kesempatan untuk tetap hidup.Walau kaki kiriku harus diamputasi. Makanya, Bi Minah sangat sayang padaku.

* * *

Sambil makan, aku mengkhayal tentang dunia impian. Menjelajahi naluri seorang manusia. Berimajinasi setinggi mungkin. Adakalanya, mimpiku terlampau tinggi. Ini membuatku tersenyum sesaat. Lalu kembali ke dunia nyata. Aku sadar bahwa itu bukan duniaku sekarang.

”Seandainya ibuku mengerti persaanku, pasti aku akan betah tinggal di rumah. Sekolah, bukan ngamen. Cukup belajar dan belajar,” khayalku mulai bergerak cepat.

Tiba-tiba, ”Wei, To, dari mana aja lu! Dapet duwit berape? Wah, makan siang nih!” kata Olen, membuyarkan semua lamunanku.

Khayalanku hilang seketika. Gertakan Olen membuat suasana sepi menjadi ramai. Olen langsung saja menyantap makanan. Ia memang seperti itu. Walau kelakuannya kadang kurang mengenakkan, tetapi hatinya sangat mulia. Apalagi dengan temannya yang sedang tertimpa musibah. Jika ia seorang prajurit, pasti ia sudah berada di barisan paling depan. Dia berbeda nasib denganku. Hubungan dengan orang tuanya sangat dekat. Sekarang Olen berumur 18 tahun. Ia duduk di kelas 2 SMA Nusa Bakti. Olen mengamen hanya untuk bermain. Sedangkan bagiku, mengamen adalah mata pencaharian. Kalau sedang malas ngamen, aku jualan koran atau jadi tukang bersih kaca mobil di jalan.

” Dari Bi Minah lagi. Besok minta dua ya? ” kata Olen.

”Ah lu, malu dong. Dikasih aja ngga enak, apalagi minta. Bi Minah kan juga susah kayak kita. Nih buat lu aja, gue dah kenyang.”

”Beneran ? Gue makan ya.”

”Yoi!”

Tanpa cuci tangan, Olen langsung menyantap semua makanan. Tak peduli ada kotoran atau tidak yang menempel. Padahal, ia selalu bermain di jalanan. Entah berapa kali ia sakit perut gara-gara ulahnya ini. Walau mulutnya penuh dengan nasi, tetap saja ia menyempatkan diri untuk ngobrol.

”Lu lom jawab pertanyaan gue. Dapet berapa jute gini hari?”

”Dikit, nih cuma lima ribu.”

Tangan Olen menyodorkan uang lima ribu untukku. Kebisaannya ini paling kubenci. Aku tahu, aku memang sangat butuh uang, tapi tidak mungkin aku tega mengambil hasil jerih payahnya seharian.

”Buat lu.”

”Apaan ni. Ngga usah.”

”Gue marah ni kalo lu ngga mau.”

”Len, lu lebih butuh ini buat sekolah.”

”Bokap gue ngga bakalan buat gue kelaperan.”

”Ah masa. Ko makannya lahap gitu. Jangan-jangan lu ngga dikasih makan ama ortu lu.”

”Sapa bilang? Gue emang lom makan tadi pagi. Tapi bukan karna gue ngga dikasih makan. Gue tadi bangun kesiangan jadi ngga sempet sarapan.”

”Trus napa ngga langsung pulang? Malah ikut ngamen segala.”

”Buat ketemu elu-elu pade. Emang ngga kangen, kalo gue ngga ada.”

”Kangen ama nenek moyang lo!”

”Ni ambil !” Olen menyodorka uang lima ribu ke arahku.

”Lain kali aja Len , kalo gue butuh uang. Lu tabung aja dulu.”

”Ya udah deh. Gue ngga maksa. Tapi kalo lu butuh, ngomong gue aja ye.”

“Okelah. Wei, dah sore, gue cabut dulu ya.”

“Hati-hati.”

”Da…”

Aku pun meninggalkan Olen yang masih makan. Sebenarnya aku ingin menceritakan masalahku dengannnya. Namun, aku berusaha hidup lebih dewasa dalam masalahku sendiri. Tak tahu kapan badai ini surut. Aku hanya yakin, aku bisa hadapi semua.

* * *

Rumahku cukup mungil. Kami tinggal berlima. Ibu, dua adik, dan ayah tiriku. Saat aku berumur 7 tahun. Ibu minta cerai dari ayah kandungku. Alasannya karena Ayah sering mabuk dan main judi. Utangnya pun melimpah. Akhirnya Ibu minta cerai. Setelah itu, jarang sekali Ayah mengunjungiku. Tidak pernah tanya kabar. Apalagi saat kecelakaan, Ayah seperti menghilang. Aku sempat menanyakan keberadaan Ayah pada beberapa anggota keluarga. Namun, mereka tidak ada yang tahu Benarkah Ayah tak mau lagi melihatku. Apakah ia sangat menyesal dengan kondisiku yang cacat. Mungkin aku memang memalukan.

Aku pulang dengan berjuta perasaan. Antara marah, lelah, dan lapar. Semua membuatku tak nyaman masuk rumah. Apalagi kalau Ibu marah lagi.

” Mana uangnya ?” tanya Ibu saat aku baru tiba di depan pintu.

” Ini,” kataku sambil mengeluarkan uang dari saku.

”Segini!”

” Aku cape, Bu.”

”Bilang aja males. Ngga usah buat alesan.”

”Masa cuma lima ribu. Jatah makan siang kamu terpaksa diundur jadi makan malem.”

Tanpa pikir panjang aku segera masuk kamar. Ruangan kecil ukuran 3 meter x 3 meter. Dulu kamarku ini adalah gudang. Setelah Adi dan Tani, adik tiriku semakin besar, kamarku diberikan untuk mereka sehingga aku harus membersihkan gudang sebelum menempatinya menjadi kamar. Atapnya berlubanng dengan diameter dua sepuluh centimeter. Makanya, kalau hujan aku harus siapkan ember. Lantainya beralaskan tikar bambu. Tanpa bantal dan selimut. Hanya sarung robek yang setia melindungiku dari dingin sekaligus kain untuk solat walaupun itu jarang kulakukan. Bukan karena aku tidak mau mengerjakan perintah Tuhan. Aku sadar Tuhan pasti selalu melihatku. Akan tetapi, aku tidak tahu bagaimana caranya solat apalagi baca Al Quran yang benar. Orang tuaku belum pernah mengajari. Aku belajar agama dari buku-buku bekas di pasar loakan, kertas-kertas yang beterbangan di jalan atau tanya teman yang lebih pintar.

Pintu kututup rapat-rapat. Lalu tidur dengan mata terbuka dan perut keroncongan. Aku mencoba mencari cara untuk lepas dari teriakan ibu. Bagaimanapun juga aku adalah anaknya, bukan musuhnya. Ya, meskipun Ibu telah mempunyai anak dari laki-laki lain yang telah menjadi ayah tiriku. Ayah baruku ini sama dengan Ibu. Bahkan lebih ganas. Penderitaanku bertambah karena Adi dan Tani sangat manja. Mereka selalu minta barang-barang mewah. Hidup boros layaknya orang kaya yang serba ada. Padahal, ayah tiriku hanya supir angkot. Aku pernah minta uang padanya. Dan itu untuk pertama sekaligus terakhir. Karena ia marah-marah. Katanya, aku hanya bisa menyusahkan orang saja. Perkataannya itu membuat ceriaku luluh lantak. Hentakan hebat berhasil merobohkan tiang-tiang ketegaranku. Sejak saat itu, aku tak lagi minta uang. Aku berusaha mencari pekerjaan. Tapi untuk seorang anak cacat sepertiku, adakah pekerjaan yang bisa kulakukan layaknya orang normal? Hanya mengamen yang ada dalam otak. Meski hasilnya tidak seberapa, aku masih punya banyak teman yang bisa membantu. Betapa tersiksa dengan keadaanku sekarang. Hidup satu rumah bersama monster-monster yang setiap saat bisa mematahkan sel-sel tubuh tawamu.

Jam dinding menunnjukkan pukul 9 malam.

”Prakk..!” Ibu membuka pintu kamar dengan keras.

” Ni jatahmu! Habis makan cuci semua alat dapur yang masih kotor.”

” Lo kok aku lagi.”

”Kamu mau dipukul, ha !”

”Iya Bu.” Tiga detik. Aku menyesal mengatakan itu.

”Ingat harus bersih. Jangan sampe sabun berceceran kayak kemaren.”

Aku cemberut. Marah. Kesalnya bukan main.

”Mau dipukul lagi!”

”Ya. Pukul aja. Aku dah kebal dengan pukulan itu. Ngga mempan!”

”Dasar anak kurang ajar! Pokoknya kalo nanti belum bersih semua, kamu tahu akibatnya,” ancam Ibu.

Keadaan ini membuat hidupku seakan tak berharga. Ibu pergi meninggalkan aku yang masih pusing. Tak ada senyum.Yang ada hanya wajah penuh geram. Aku duduk di pojok kamar. Nasi itu tak sempat kusentuh. Pikiranku menjurus satu cara.

”Aku harus pergi sekarang. Ngga mungkin aku hidup seperti ini selamanya. Jalanku masih panjang.”

Kuputuskan untuk pergi. Semua baju aku masukan dalam sarung, lalu kuikat keempat sudutnya. Aku melihat situasi. Suasana sepi. Kamarku memang terletak paling belakang. Itulah kenapa walaupun aku berteriak belum tentu mereka dengar. Orang-orang sedang nonton TV. Aku keluar lewat jendela dapur. Bebaslah jiwa dari penjara kegelapan. Dunia tersenyum bangga padaku.

”Selamat datang kebebasan. Benar apa kata Soekarno bahwa cintailah perdamaian tapi lebih cintailah kemerdekaan. Aku tahu ini pilihan hidup yang sangat sulit. Namun, aku rasa masih banyak orang-orang yang lebih suram hidupnya daripada aku.”

Jam dinding selalu kubawa kalau pergi jauh. Walau anak jalanan tapi aku kenal waktu. Setiap detik hidup harus bernilai bagiku. Hidup hanya sekali. Tak peduli apa kata orang tentangku. Aku harus tetap melangkahkan kaki. Mungkin saat ini aku gagal dalam mencari kebahagiaan. Namun, tidak untuk besok karena aku yakin bahagia akan datang menghampiri. Aku akan memenangkan pertempuran ini.

Hari mulai cerah. Secerah senyum yang kupaparkan pada dunia. Tidur di pinggir jalanan ternyata tidak enak. Selain banyak nyamuk.Udara dingin membuatku sakit kepala. Setelah mencuci muka di sungai, aku melanjutkan perjalanan. Sampai di sebuah masjid aku disambut seorang kakek berjenggot putih. Walau sudah tua, senyumnya seperti masih muda. Ia heran melihat kedatanganku.

”Dari mana Nak ? Kau mau ke mana?”

”Saya dari sana,” tanganku menunjuk arahku datang.

”Sekarang masih jam 3 pagi, di mana rumahmu? Sepertinya kamu bukan anak sini,” Kakek melirik jam dinding yang kubawa.

”Saya….saya dari sana,” tanganku kembali menunjuk arah yang sama.

”Dari sana? Sananya mana ?”

”Anu, saya….saya sendiri Kek.”

Akhirnya kami duduk di mimbar masjid. Serangkaian kisahku terukir. Kakek itu terlihat sangat antusias mendengarkan ceritaku. Beberapa kali ia bertanya. Aneh, meski baru kenal kami sudah sangat akrab. Ia jelmaan orang yang selama ini aku tunggu. Orang yang bersedia mendengarkan keluh kesah hidupku. Tak pernah kutemui orang seperti kakek ini. Begitu bijak ia memberi nasehat.

”Siapa namamu?”

”Saya Toto Iskandar.”

”Lalu apa yang akan kau lakukan sekarang ?” tanya Kakek.

”Aku tidak mau menjadi air yang mengalir. Aku ingin menjadi arus. Hidup dengan kemauan sendiri. Tanpa paksaan. Tanpa teriakan orang-orang yang menyuruhku ini itu. Bolehkah aku bertanya Kek, apa arti hidup itu?”

”Hidup. Hidup adalah tentang bagaimana kita menghargai pemberian orang lain, mencintai apa yang menjadi milik kita, proses bagaimana kita menyelesaikan tugas di dunia, mencari bekal untuk nanti di akhirat, menerbangkan imajinasi kita untuk terus berkarya, dan masih banyak arti hidup yang lain. Semua itu akan kau temukan ketika kau menjalani kehidupan. Jangan biarkan dirimu dipermainkan oleh hidup, tapi kau harus bisa merasakan hidup.”

”Lalu apa itu bahagia ?”

”Kakek rasa, kau pernah merasakannya. Bahagia. Sulit dijelaskan. Bahagia akan datang karena kau merasa bahwa sekaya-kayanya, semiskin-miskinnya, sesukses-suksesnya, sehancur-hancurnya, sebodoh-bodohnya, sehebat-hebatnya orang itu, mereka MEMERLUKANMU.”

Aku mencoba menyerap ucapannya. Meski bingung, aku mulai mengerti.

” Terima kasih atas jawaban Kakek.”

”Lebih baik kamu pulang dulu dan selesaikan masalahmu dengan Ibu. Atau perlu Kakek bantu.”

”Tidak usah Kek. Mungkin saya bisa sendiri.”

”Kamu yakin ?”

Aku mengangguk. Anggukanku itu penuh tanda tanya. Apakah aku bisa hadapi semua sendiri atau tidak.

”Kalo begitu, ayo solat sama Kakek!”

”Saya belum hafal doanya, Kek. Lagi pula saya tidak tahu bagaimana caranya solat yang benar. ”

”Solat tahajud namanya. Tidak apa-apa, kamu sering-sering saja ke sini. Nanti Kakek ajarin. Kamu boleh menggunakan bahasa apa pun yang kamu bisa. Tuhan Maha Mendengar.”

Sebelum masuk masjid aku berkata, ”Kakek, aku punya dua permintaan.”

”Apa itu?” langkah Kakek terhenti.

”Bolehkah aku memeluk Kakek? Aku tidak punya Kakek selama ini.”

”Tentu, kau juga akan punya banyak Kakek suatu hari nanti.”

Aku segera memeluknya. Merasakan kedamaian yang selama ini belum aku temukan. Kasih sayang.

Inikah bahagia itu Tuhan? Aku berhasil menemukannya. Aku telah menang.

Kupeluk kakek itu sangat erat. Tak ingin aku melepaskannya. Hingga tangisku pun meledak.

”Lalu apa permintaanmu yang kedua ?” tanya Kakek sambil membalas pelukanku.

”Bolehkah aku tinggal sehari saja di rumah Kakek.”

Aku melepaskan pelukannya untuk menatap mata yang sudah keriput.

”Iya, kamu boleh tinggal bersama Kakek kapanpun yang kamu mau.”

Banjir bandang meluap. Membasahi pipi. Kupeluk lagi tubuh yang sudah renta itu dengan sangat erat. Erat sekali. Kemudian Kakek mengusap rambutku. Seandainya tadi aku keramas pakai sampo, pasti aku takkan malu karena rambutku yang berminyak dan bau ini. Tangan yang selalu kurindukan. Kedamaian terus mengalir dalam kalbu. Laksana tanah gersang yang tersiram air hujan. Termasuk amarahku pada Ibu. Tak ingin aku berpisah darinya. Ternyata Tuhan masih menyayangiku meski aku semakin jauh dari-Nya.

Kami pun masuk masjid. Mengambil air wudhu dan solat bersama. Kakek mengajariku banyak hal. Ilmu yang selama ini belum pernah aku dapatkan, dalam waktu singkat telah berada di dekatku. Aku sangat bersyukur. Ini adalah keajaiban Tuhan untukku. Aku memang cacat. Namun, di balik kekuranganku, ada banyak kebahagiaan yang jauh lebih berharga. Mengapa selama ini aku selalu mengeluh? Betapa bodohnya aku. Ini bukan Toto Iskandar. Aku harus berubah. Aku masih punya kaki satu untuk berjalan, mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, dan kedua tangan ini masih bisa kugerakkan.

Selama dua hari di rumah Kakek, aku sangat senang. Aku pun tahu kalau nama kakek itu adalah Kakek Soleh. Kakek pernah bercerita bahwa sebelum istrinya meninggal, ia berpesan jika suatu hari Kakek bertemu dengan orang yang sedang susah, ia harus sebisa mungkin membantunya. Karena ingat pesan itulah, Kakek berusaha membantuku. Kakek punya dua anak perempuan. Karena sudah menikah, mereka hidup bersama keluarga sang suami. Kakek juga pernah diajak untuk ikut, tapi ia tidak mau sebab baginya rumah ini adalah tempat terindah. Banyak kenangan manis yang harus ia jaga. Sebisa mungkin aku berusaha membantu Kakek. Pergi ke ladang. Mencabuti rumput dan menanam palawija. Hasil panennya sebagian dijual untuk membiayai hidup. Kakek juga sering membuat makanan kecil seperti singkong rebus dan lalaban untuk dibawa ke masjid. Biasanya saat kajian rutin. Aku belajar bagaimana ia menjalani hidup.

Lima hari yang indah itu akan menjadi pengalamanku paling berharga. Setelah berpamitan dengan kakek, aku memutuskan untuk pulang. Kembali ke rumah yang dulu kuanggap neraka. Entah kekuatan apa yang mendorongku ke sana. Tiba di gang menuju rumah, aku tampak ragu. Aku ingat bagaimana Ibu menungguku di pintu sambil berdiri dan bersiap memarahi. Kutarik nafas dalam-dalam. Lalu kukeluarkan perlahan. Tekad bulat masih tetap kokoh. Langkahku maju. Ingin aku membuka pintu yang telah lama kutinggalkan. Pintu yang sering Ibu pukul-pukul saat marah. Dengan perasaan was-was aku menapaki setiap turbin halaman rumah. Suasana sepi. Tiba-tiba ada tiga orang tetangga keluar dari dalam. Terlihat juga Adi dan Tani yang sedang merapikan baju yang keluar dari tas yang dibawa mereka. Aku langsung mendekati mereka menanyakan apa yang sebenarnya terjadi.

”Eh, ada apa, Di?”

”Elu To. Masih inget rumah ini juga.”

”Ibu jatuh dari tangga. Dan sekarang ada di rumah sakit.”

”Apa ! Ibu…….. Aku ikut kalian.”

”Terserahlah, ikut juga boleh asal ngga nyusahin aja,” jawab Tani.

Aku tahu mereka tak menyukaiku sejak dulu. Hal itu wajar karena memang aku bukan kakak kandung mereka. Meski begitu, sebagai kakak aku tetap mecoba bersabar. Menunggu saat mereka mau memanggilku ” Kakak”.

* * *

Sampai di rumah sakit kulihat Ibu yang terbaring lemah. Wajahnya pucat. Matanya tertutup rapat. Ayah, Adi, Tani, dan beberapa tetangga menatapku. Arah pandangan penuh keheranan dan kebencian. Namun, aku tak peduli dengan reaksi itu. Yang kupedulikan hanya keadaan Ibu sekarang.

”Ibu, maaf. Memang anak durhaka sepertiku ini, tidak pantas untukmu. Tapi asal Ibu tahu, aku sangat menyayangi Ibu.”

Senyumku melebar. Ternyata Ibu membuka mata. Ada suara kecil. Kudekati.

Aku mendengar ia bercerita, ”To, kamu harus tahu, kalau…..kalau sebenarnya, kamu bukan anak kandung Ibu. Dulu ayahmu pernah menikah dengan wanita lain. Lalu ibumu pergi meninggalkan kalian karena ayahmu bangkrut. Saat itu, kamu baru berumur enam bulan. Dan akhirnya…..ayahmu menikah lagi dengan Ibu.”

”DEG”

”Apa. Apa ini. Lelucon seperti apa yang baru aku dengar barusan.”

Kalimat ibu terhenti karena oleh iask tangis. Aku pun larut dalam nuansa yang sama. Ibu juga tampak menahan rasa sakit.

”Betulkah cerita ini?” Hatiku mulai bimbang.

”Ibu juga sayang kamu. Maafkan kesalahan Ibu ya,” Ibu melanjutkan ucapannya.

”Ibu, kau tetap Ibuku.”

Menangis. Menangis lagi. Kenapa Ibu terlalu banyak menangis. Air matanya semakin deras. Lalu segera kupeluk Ibu.

Jantungku terasa berhenti berdetak. Petir yang menyambar membuatku sejenak tak sadar bahwa aku masih hidup. Apa yang terjadi? Aku tak paham satupun. Atau aku sudah sangat paham. Sekarang aku tahu mengapa Ibu lebih sayang Adi dan Tani yang merupakan anak kandungnya sendiri.

Tiba-tiba Ibu berteriak kesakitan. Orang-orang di sekitarku panik. Tak tahan dengan keadaan ini, aku keluar menuju ruangan dokter dengan susah payah karena kakiku yang cacat.

”Dokter! Tolong ibuku!” teriakku sambil berlari kencang.

Walau hanya dengan sebuah tongkat, tapi benda ini sangat membantuku berlari semakin kencang. Beberapa kali aku jatuh, tetapi kembali berdiri. Seluruh orang di rumah sakit ikut panik. Aku langsung menarik tangan seorang dokter yang baru kulihat.

”Ada apa ini. Tunggu dulu!”

”Cepat Dok!”

Tanpa peduli permintaanya aku tarik kuat-kuat tangan itu.

”Tolong Ibu, kumohon,” kataku sambil terus berlari menuju kamar ibu terbaring.

Betapa kagetnya aku. Tubuh Ibu telah tertutup kain putih. Semua orang di sekitarnya menangis.

”Tuhan, kenapa Kau ambil ibuku sekarang.”

Dunia tampak gelap. Aku pun jatuh dan tak tahu apa yang terajadi selanjutnya.

Pemakaman berlangsung lambat. Selambat langkahku meninggalkan makam yang masih merah itu. Tak ada keceriaan lagi. Aku kehilangan semua. Lemas. Terlalu sakit untuk menyadari bahwa Ibu telah menghilang. Dia pergi ke dunia asing. Tapi, suatu hari nanti aku juga akan ke sana. Dunia abadi yang sebenarnya. Akhirnya aku kembali ke rumah Kakek. Tinggal bersama orang yang menyayangiku. Mencari ilmu setinggi-tingginya tentang arti hidup.

5 Text Editor Pengaanti Notepad

Notepad merupakan text editor bawaan Windows yang sejak pertama kali muncul sampai sekarang hampir tidak ada tambahan fitur. Notepad ini hanya cocok digunakan untuk menulis catatan “ringan” atau teks yang sederhana.

Jika Anda membutuhkan sebuah text editor dengan kemampuan lebih seperti syntax highlighting, multi document, search and replace, dll maka silakan Anda pilih 5 notepad replacement di bawah ini.

1. Notepad ++

Notepad++ merupakan text editor dan source code editor gratis yang mempunyai fitur yang cukup banyak. Freeware ini cocok buat Anda yang membutuhkan text editor dengan kemampuan yang lebih.

Fitur:

* Syntax Highlighting and Syntax Folding
* WYSIWYG
* User Defined Syntax Highlighting
* Auto-completion
* Multi-Document
* Multi-View
* Regular Expression Search/Replace supported
* Full Drag ‘N’ Drop supported
* Dynamic position of Views
* File Status Auto-detection
* Zoom in and zoom out
* Multi-Language environment supported
* Bookmark
* Brace and Indent guideline Highlighting
* Macro recording and playback

2. PSPad

PSPad merupakan text editor untuk keperluan pemrograman. Saat ini PSPad support untuk bahasa pemrograman C++, Cobol, MS-Dos batch, CSS, Forth, Fortran, FoxPro, HTML, XHTML, INI, Inno Setup, Java, JavaScript, KixStart, Object Pascal, Perl, PHP, Python, RSS, SQL, TCL/TK, Unix ShellScript, VBScript, Visual Basic, X86 assembler dan lebih dari 120 bahasa lainnya.

3. NoteTab Light

NoteTab Light mempunyai fitur sebagai berikut:

* Easy to use, reliable, fast, and very flexible.
* Open, navigate and edit many documents at once, even huge files.
* AutoCorrect/Auto-replace mode, thesaurus, and spell checking with 13 language dictionaries available.
* Formatting and conversion commands galore: text case, alignment, strip tags, convert to HTML, unquote e-mails, and much more. Can automatically capture and save text sent to the Clipboard from any application.
* Supports many file formats: DOS, MAC, UNIX, ANSI, ASCII, UNICODE, and EBCDIC.
* Calculates the results of mathematical expressions and inserts them in your text.
* Includes regular expression’s engine based on PCRE (Perl 5 compatible) for wildcard searches and replacements.
* Powerful Clipbook tool makes it easy to access handy macro functions and boilerplate text.
* Programmable – add your own custom commands using an easy-to-learn, full-featured script language.

4. Notepad2

Notepad2 merupakan text editor yang cukup kecil dan ringan dengan fitur syntax highlighting. Software ini dapat langsung Anda jalankan tanpa harus diinstall terlebih dahulu.

5. EditPad Lite

EditPad Lite merupakan text editor dengan banyak kelebihan dibanding Notepad, dapat dijalankan pada sistem operasi Windows NT4, 98, 2000, ME, XP and Vista.

;;

By :
Free Blog Templates